Menhub Sebut Progres Pembangunan LRT Jakarta Sudah 90 Persen - Kompas.com

Menhub Sebut Progres Pembangunan LRT Jakarta Sudah 90 Persen

Kompas.com - 12/07/2018, 21:02 WIB
Kereta Light Rapid Transit (LRT) saat dipindahkan menggunakan Mavi atau alat berat pengangkut gerbong dari kapal Wallenius Wilhelmsen di Dermaga Indonesia Vehicle Terminal, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (13/4/2018). Kereta-kereta tersebut akan digunakan untuk LRT Jakarta yang terbentang sepanjang 5,8 kilometer dari Velodrome Rawamangun hingga Kelapa Gading. Proyek ini ditargetkan selesai sebelum Asian Games 2018 Agustus mendatang.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Kereta Light Rapid Transit (LRT) saat dipindahkan menggunakan Mavi atau alat berat pengangkut gerbong dari kapal Wallenius Wilhelmsen di Dermaga Indonesia Vehicle Terminal, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (13/4/2018). Kereta-kereta tersebut akan digunakan untuk LRT Jakarta yang terbentang sepanjang 5,8 kilometer dari Velodrome Rawamangun hingga Kelapa Gading. Proyek ini ditargetkan selesai sebelum Asian Games 2018 Agustus mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta sudah 90 persen. Diharapkan LRT tersebut sudah bisa beroperasi saat Asian Games pada Agustus 2018.

" LRT Jakarta harusnya sudah hampir 90 persen. Hari minggu saya akan kunjungi (proyek LRT Jakarta)," ujar Budi di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Budi mengatakan, LRT Jakarta telah melakukan uji dinamis. Atas dasar itu, dia akan mengunjungi proyek tersebut untuk melihat perkembangannya.

"Hari Minggu saya akan kunjungi, informasi yang saya dapat mereka sudah lakukan tes dinamis. Kita akan kunjungi hari Minggu untuk memastikan saat Asian Games dia siap dioperasikan," kata Budi.

Baca juga: Luhut: Kalau LRT 7 Juta Dollar AS, Kasihan Pak Prabowo Dapat Informasi yang Tak Pas

Mengenai tarif LRT di Jakarta, kata Budi, saat ini masih dalam tahap pembahasan. Yang jelas, tarif LRT akan diberi subsidi.

"Nati kita hitung. (tarifnya) belum final. Kita kan subsidinya 50 persen," ucap dia.


Komentar
Close Ads X