Telur Ayam Mahal, Mendag Panggil Peternak dan Penjual Pakan - Kompas.com

Telur Ayam Mahal, Mendag Panggil Peternak dan Penjual Pakan

Kompas.com - 13/07/2018, 22:03 WIB
Telur ayam di Jakgrosir Kramat Jati, Selasa (20/3/2018)Stanly Ravel Telur ayam di Jakgrosir Kramat Jati, Selasa (20/3/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Enggariasto Lukita akan memanggil pihak-pihak terkait untuk membahas permasalahan kenaikan harga telur ayam di pasaran.

Rencananya, pertemuan tersebut akan dilakukan di Kantor Kementerian Perdagangan pada Senin (16/7/2018) mendatang.

"Kenaikan harga telur dan ayam, kita sadari dari supply dan demand. Hari Senin setelah kita undang para pemangku kepentingan seperti peternak mandiri, layer, penjual pakan untuk kita bahas dan evaluasi kenapa ini terjadi," ujar Enggar di kantornya, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Enggar mengaku belum mengetahui secara pasti mengapa harga telur naik di pasaran. Atas dasar itu, dia akan memanggil para pihak terkait untuk mencari tahu penyebabnya.

Baca juga: Harga Telur Ayam Melambung hingga Rp 29.000 Per Kg

"Kita mau dengar dari pelaku apakah ini akibat karena nilai tukar rupiah, karena ada pakan impor. Tunggu saja hari Senin. Jadi Senin saya kabari setelah bertemu dengan stake holder," kata Enggar.


Harga kenaikan telur ayam membuat para konsumen mengeluh. Harga telur ayam ras negeri, di Pasar Pal Merah pada Jumat (13/7/2018), mencapai Rp 29.000.

Kenaikan harga telur ayam sepekan terakhir membuat heboh masyarakat. Kenaikan harga telur ayam mencapai Rp 5.000 sampai Rp 7.000 per kilogram dari harga normal sekitar Rp 22.000 sampai Rp 24.000.

Komentar
Close Ads X