Mendag Minta Menteri BUMN Tugaskan Bulog Serap Hasil Panen Petani Tebu

Kompas.com - 14/07/2018, 15:42 WIB
Ilustrasi kebun tebu. KOMPAS.com/Yatimul AinunIlustrasi kebun tebu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita MENGAKU telah menyurati Menteri BUMN Rini Soemarno terkait keluhan dari Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI).

Dalam surat itu, kata Enggar, pihaknya meminta Kementerian BUMN menugaskan Bulog untuk membeli hasil panen dari para petani tebu.

"Kami sudah mengirimkan surat pada Menteri BUMN. Sesuai dengan rakor di Menko (Perekonomian) meminta untuk Menteri BUMn memberikan penugasan kepada Bulog membeli gula ke petani dengan harga Rp 9.700," ujar Enggar di kantornya, Jumat (13/7/2018) malam.

Enggar menambahkan, jika dengan harga tersebut nantinya terjadi kerugian, maka nantinya akan ditanggung oleh pemerintah.

"Kalau terjadi kerugian itu mempergunakan dana cadangan stabilitas harga pangan (CSHP), jadi tanggungan dari pemerintah. Kalo terjadi kerugian setelah diaudit dengan BPKP," kata Enggar.

Sebelumnya, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) menyatakan bahwa kondisi petani tebu dan industri gula nasional sangat memprihatinkan. Diibaratkan, saat ini sudah berada di jurang kematian.

“Ada masalah serius yang dialami petani tebu secara nasional, pasca-keputusan Menteri Perdagangan, yang mengeluarkan keputusan penetapan harga gula petani sebesar Rp 9.700 per kilogram,” ungkap Ketua Dewan Penasehat Pusat Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), HM Arum Sabil, Rabu (23/5/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Arum menambahkan, keputusan tersebut cukup mengagetkan seluruh petani tebu. Sebab antara harga pembelian yang ditetapkan pemerintah dengan biaya produksi nyaris seimbang, bahkan dibawah biaya produksi yang dikeluarkan petani.

“Biaya produksi yang dikeluarkan petani tebu per kilogramnya mencapai Rp 9.500 per kg, bahkan yang ekstrim ada yang mencapai Rp 12.000 per kg, bisa dibayangkan seperti apa kondisi petani,” keluhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.