KILAS EKONOMI

Pemerintah Tunjuk Dua Maskapai untuk Layani Penerbangan Haji Tahun Ini

Kompas.com - 15/07/2018, 09:08 WIB
Seorang petugas membawa jemaah haji kloter pertama memakai kursi roda setibanya di Bandara International Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (7/9). Sebanyak 392 jemaah haji kloter pertama debarkasi Padang yang terdiri dari 158 pria dan 229 wanita tiba di Bandara International Minangkabau. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/aww/17. ANTARA FOTO/Muhammad Arif PribadiSeorang petugas membawa jemaah haji kloter pertama memakai kursi roda setibanya di Bandara International Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (7/9). Sebanyak 392 jemaah haji kloter pertama debarkasi Padang yang terdiri dari 158 pria dan 229 wanita tiba di Bandara International Minangkabau. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/aww/17.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menunjuk Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines sebagai operator pelaksana penerbangan jemaah haji reguler Indonesia tahun ini.

Penunjukan itu berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 212 tahun 2018 tentang Pelaksanaan Transportasi Udara Jemaah Haji Reguler Tahun 1439 Hijriah/ 2018 Masehi.

Penyelenggaraan Penerbangan Haji tahun ini akan dimulai pada 17 Juli 2018. Sejumlah penerbangan akan dilakukan dari beberapa embarkasi, seperti Embarkasi Padang, Embarkasi Jakarta, Embarkasi Solo, Embarkasi Surabaya, Embarkasi Makassar, dan Embarkasi Lombok.

Untuk melayani jemaah haji, maskapai Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airline telah mendapatkan izin mendarat dan slot time penerbangan dari Bandara King Abdul Azis Jeddah dan Bandara Prince Mammad Bin Abdul Azis di Madinah.

Baca juga: Tahun ini Penerbangan Haji Indonesia ke Arab Saudi Tanpa Transit

Kedua maskapai tersebut juga telah mendapat izin melintas dari otoritas penerbangan negara-negara yang akan dilintasi.

Dalam pernyataan tertulis, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan Garuda Indonesia telah menyiapkan armada sebanyak 13 unit pesawat.

Armada yang akan digunakan untuk angkutan haji terdiri atas 5 unit pesawat Boeing B777-300 dengan kapasitas 393 seats, 3 unit pesawat B747-400 dengan kapasitas 455 seats, 4 unit pesawat Airbus A330-300 dengan kapasitas 360 seats, dan 1 unit pesawat A330-200 dengan kapasitas 325 seats.

Sementara, Saudi Arabian Airlines menyiapkan armada 18 unit yang terdiri dari 11 unit pesawat Boeing B777-300 dengan kapasitas 410 seats dan 7 unit pesawat B747-400 dengan kapasitas 450 seats.

Baca juga: Ada Jalur Khusus untuk Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

"Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap pesawat dan personil yang akan mengoperasikannya untuk memastikan kelaikudaraan pesawat tersebut. Juga terkait kenyamanan bagi jamaah yang akan diangkutnya," kata Sekretaris Direktur Jenderal Perhubungan Udara Pramintohadi Sukarno yang mewakili Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, pada acara kick off penerbangan haji 2018 di hanggar GMF, Kamis (12/7/2018) lalu.

Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah melakukan berkoordinasi intensif dengan pihak-pihak yang terkait dengan penerbangan haji 2018, baik itu di dalam maupun luar negeri.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Spend Smart
Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Smartpreneur
AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Whats New
5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Earn Smart
Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X