Terbangkan 107.959 Jemaah Haji, Garuda Indonesia Siapkan 14 Pesawat

Kompas.com - 17/07/2018, 08:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Garuda Indonesia mulai menerbangkan jemaah haji mulai hari ini, Selasa (17/7/2018).

Layanan penerbangan haji tersebut ditandai dengan keberangkatan kloter pertama yang dilaksanakan secara serentak di lima embarkasi dari total 9 embarkasi yang dilayani.

Kelima embarkasi tersebut adalah Jakarta, Solo, Lombok, Padang, dan Makassar. Sedangkan penerbangan kloter pertama empat embarkasi lainnya, yakni Balikpapan, Medan, Aceh, dan Banjarmasin akan dilakukan mulai 19 Juli hingga 27 Juli 2018.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan bahwa maskapainya akan menerbangkan lebih dari 100 jemaah haji pada musim haji tahun ini.

Baca juga: Terbang dari Soekarno-Hatta, Jemaah Haji Tak Perlu Jalani Proses Imigrasi di Arab Saudi

"Garuda Indonesia akan menerbangkan sebanyak 107.959 calon jemaah. Keseluruhan 107.959 calon jemaah Indonesia tersebut akan diberangkatkan melalui 278 kelompok terbang (kloter) dari sembilan embarkasi," kata Pahala dalam keterangan tertulisnya.

Adapun fase keberangkatan untuk gelombang pertama dimulai dari 17 Juli 2018 hingga 29 Juli 2018. Sedangkan untuk gelombang kedua mulai berangkat dari 30 Juli 2018 sampai 15 Agustus 2018.

"Sementara penerbangan haji Fase Kepulangan (Fase II) dimulai pada tanggal 27 Agustus 2018 – 8 September 2018 untuk gelombang 1, sedangkan gelombang 2 dimulai tanggal 9 – 26 September 2018," sebut Pahala.

Pahala menambahkan, Garuda Indonesia menyiapkan sebanyak 14 pesawat haji yang terdiri dari tiga pesawat B747-400, lima pesawat B777-300ER, dan enam pesawat A330-300.

Dari 14 pesawat tersebut, 10 di antaranya adalah pesawat milik Garuda yang erdiri dari lima pesawat Boeing 777-300 ER dan lima pesawat Airbus A330-300.

Sedangkan tiga armada B747-400 dan satu armada A330-300 merupakan pesawat sewa dari maskapai luar yang telah melalui proses pengadaan terbuka dan transparan yang mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

"Kami juga meningkatkan jumlah awak kabin haji menjadi 540 awak kabin, sebelumnya 506 awak kabin. 25 persen diantaranya merupakan putra-putri daerah, yang merupakan bagian dari pelayanan Garuda Indonesia kepada para jamaah, khususnya untuk mengatasi kendala komunikasi atau bahasa mengingat sebagian jamaah hanya mampu berbahasa daerah," tutur Pahala.

Berikut ini rincian sembilan embarkasi penerbangan haji 2018:
Banda Aceh (4.448 jemaah, 12 kloter)
Medan (8.466 jemaah, 22 kloter)
Padang (6.349 jemaah, 16 kloter)
Jakarta (22.784, 58 kloter)
Solo (34.112 jemaah, 95 kloter)
Balikpapan (5.792 jemaah, 13 kloter
Makassar (15.911 jemaah, 35 kloter)
Lombok (4.564 jemaah, 10 kloter)
Banjarmasin (5.533 jemaah, 17 kloter)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Whats New
Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Whats New
Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Spend Smart
Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Whats New
Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Spend Smart
Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Whats New
Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Whats New
Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Whats New
KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

Whats New
Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Whats New
Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Whats New
Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Whats New
Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Whats New
Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Whats New
Isu 'Business Judgment Rule' dan 'Talent Mobility' di PP Nomor 23 Tahun 2022

Isu "Business Judgment Rule" dan "Talent Mobility" di PP Nomor 23 Tahun 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.