"Jabatan Basah", Kepala Jembatan Timbang Jadi Posisi Favorit di Pemda

Kompas.com - 17/07/2018, 15:08 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memeriksa angkutan barang. Pemerintah tengah menyiapkan sistem berbasis teknologi di jembatan timbang untuk mengawasi angkutan barang yang kelebihan muatan. Dok. Humas KemenhubMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memeriksa angkutan barang. Pemerintah tengah menyiapkan sistem berbasis teknologi di jembatan timbang untuk mengawasi angkutan barang yang kelebihan muatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan mendorong pihak swasta untuk ikut membantu mengelola jembatan timbang yang ada di Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, sebelumnya jembatan timbang dikelola oleh pemerintah daerah setempat.

"Kementerian Perhubungan enggak punya dana untuk menjalankan (jembatan timbang) ini secara efektif, apalagi dulu ini menjadi tempat dari pemda-pemda mendapatkan PAD (pendapatan asli daerah)," ujar Budi di Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Budi mengaku pernah berbicara dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengenai pengoperasian jembatan timbang ini.

Namun, menurut Sokarwo PAD dari jembatan timbang sendiri lebih banyak masuk ke kantong oknum ketimbang ke kas daerah.

Bahkan, lanjut Budi, posisi Kepala Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) merupakan jabatan favorit di pemerintahan daerah.

"Satu jabatan favorit di pemda itu adalah menajdi penguasa di jembatan timbang. Ya silakan tafsirkan senidiri. Karena saya juga tidak ingin mengganggu semua orang, tapi kita tegakan ini untuk membuat satu hal yang baik untuk negara kita," kata Budi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.