Menhub Ancam Tak Lanjutkan Kajian KA Cepat Surabaya-Jakarta jika Harga Tak Turun

Kompas.com - 17/07/2018, 17:00 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi lakukan pengetesan LRT di Kelapa Gading, Minggu (15/7/2018) STANLY RAVELMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi lakukan pengetesan LRT di Kelapa Gading, Minggu (15/7/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya masih mengevaluasi proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya. Salah satu hal yang perlu dibahas, kata Budi, adalah soal efisiensi dana.

Budi menginginkan nilai proyek tersebut bisa lebih murah dari perhitungan saat ini. Jika tak kunjung diturunkan harganya, Budi mengancam tak akan menyelesaikan proses kajiannya.

"Ya kalau (harganya) enggak turun-turun, enggak selesai (studynya), enggak saya selesaikan, gitu aja. Lah saya yang tanggung jawab kan," ujar Budi di Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Baca: Menhub: Pengembangan Kereta Semi-Cepat Jakarta-Surabaya Maksimal Rp 60 Triliun

Pengkajian proyek tersebut sempat direncanakan rampung pada Maret 2018 lalu.

Budi tak mempermasalahkan molornya proses pengkajian tersebut. Menurut dia, pengkajian proyek tersebut harus dilakukan secara seksama.Terutama mengenai permasalahan danannya.

"Kan kita lambat satu-dua bulan, tapi harganya lebih bagus, local contentnya lebih bagus. Itu saya sedang perjuangkan, saya tidak mempersulit. Tapi kan semua senang kalau harga lebih murah. Nanti kalau saya ditanya harganya kemahalan, siapa yang tanggung jawab," kata Budi.

Sebelumnya, direncanakan pembiayaan proyek ini akan berasal seluruhnya dari Jepang dalam bentuk soft loan. Pinjaman ini bertenor 40 tahun dengan masa tenggang 10 tahun dan bunga 0,5 persen.

Adapun nilai dari seluruh investasi itu mencapai Rp 60 triliun.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah 9 Juta UMKM Terdata Menerima BLT, Erick Thohir: Ini Hibah, Bukan Pinjaman

Sudah 9 Juta UMKM Terdata Menerima BLT, Erick Thohir: Ini Hibah, Bukan Pinjaman

Whats New
Ini Alasan Anak Pendiri Sinar Mas Kembali Gugat Hak Warisan

Ini Alasan Anak Pendiri Sinar Mas Kembali Gugat Hak Warisan

Whats New
Sambut HUT RI Ke-75, Gramedia Gelar Beragam Promo

Sambut HUT RI Ke-75, Gramedia Gelar Beragam Promo

Spend Smart
AIA Hadirkan Produk Asuransi dengan Perlindungan hingga Rp 65 Miliar

AIA Hadirkan Produk Asuransi dengan Perlindungan hingga Rp 65 Miliar

Rilis
Perhatian, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Ditutup Malam Ini

Perhatian, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Ditutup Malam Ini

Work Smart
Realisasi Belanja dan Pendapatan DKI Jakarta Paling Besar se-Indonesia

Realisasi Belanja dan Pendapatan DKI Jakarta Paling Besar se-Indonesia

Whats New
Petani yang Cegah Alih Fungsi Lahan akan Dapat Insentif

Petani yang Cegah Alih Fungsi Lahan akan Dapat Insentif

Rilis
Luhut Sempat Khawatir Saat Pariwisata Bali Kembali Dibuka, Mengapa?

Luhut Sempat Khawatir Saat Pariwisata Bali Kembali Dibuka, Mengapa?

Whats New
Dirut PLN Beberkan Strategi Genjot Pembangunan Pembangkit EBT

Dirut PLN Beberkan Strategi Genjot Pembangunan Pembangkit EBT

Whats New
Pemerintah Kaji Kemungkinan Beri Subsidi Pulsa bagi Guru dan Murid

Pemerintah Kaji Kemungkinan Beri Subsidi Pulsa bagi Guru dan Murid

Whats New
Aset Kripto Lokal Ini Alami Lonjakan Harga hingga 200 Persen

Aset Kripto Lokal Ini Alami Lonjakan Harga hingga 200 Persen

Whats New
Airbnb Berencana Melantai di Bursa pada Akhir Tahun 2020

Airbnb Berencana Melantai di Bursa pada Akhir Tahun 2020

Whats New
Cegah Penyebaran Covid-19, PGN Terapkan Pembayaran Nontunai kepada Mitra

Cegah Penyebaran Covid-19, PGN Terapkan Pembayaran Nontunai kepada Mitra

Whats New
Antisipasi Munculnya Klaster Covid-19 di Perkantoran, PGN Sediakan Transportasi untuk Pekerja

Antisipasi Munculnya Klaster Covid-19 di Perkantoran, PGN Sediakan Transportasi untuk Pekerja

Whats New
Pria Tak Dikenal Masuk ke Pesawat Citilink yang Parkir di Bandara Raden Inten II Lampung

Pria Tak Dikenal Masuk ke Pesawat Citilink yang Parkir di Bandara Raden Inten II Lampung

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X