"Outlook" Kurs Rupiah 2018 di Level Rp 13.973 Per Dollar AS

Kompas.com - 18/07/2018, 09:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan outlook nilai tukar rupiah terhadap dollar AS secara keseluruhan untuk tahun 2018 sebesar Rp 13.973.

Hal ini disampaikan bersamaan dengan realisasi asumsi makro dalam APBN 2018 untuk semester I berikut dengan proyeksi di semester II dan outlook satu tahun secara keseluruhan.

"Nilai tukar semester I realisasinya Rp 13.746 atau sedikit lebih tinggi dari asumsi dan proyeksi semester II di Rp 14.200 sehingga secara total ada di level Rp 13.973 per dollar AS," kata Sri Mulyani saat konferensi pers realisasi APBN 2018 hingga bulan Juni di kantornya, Selasa (17/7/2018) malam.

Adapun untuk asumsi makro lainnya, yakni pertumbuhan ekonomi, proyeksi per semester I 2018 sebesar 5,1 persen. Sedangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi semester II diperkirakan 5,3 persen dan secara keseluruhan tahun ini 5,2 persen atau lebih rendah dari asumsi APBN 2018 yang sebesar 5,4 persen.

"Inflasi kami lihat cukup stabil, semester I lebih rendah dari APBN sebesar 3,1 persen namun proyeksi di semester II 3,5 persen. Keseluruhan tahun mungkin akan di 3,5 persen," tutur Sri Mulyani.

Sementara realisasi tingkat bunga SPN 3 bulan semester I sebesar 4,3 persen dan proyeksi di semester II 5,6 persen, di mana peningkatannya didorong oleh kenaikan suku bunga acuan. Sri Mulyani memprediksi, secara keseluruhan dalam tahun ini tingkat bunga SPN 3 bulan adalah 5 persen.

Sedangkan realisasi harga minyak mentah Indonesia atau ICP semester I 67 dollar AS per barrel. Proyeksi untuk semester II sebesar 73 dollar AS per barrel dan outlook tahun 2018 mencapai 70 dollar AS per barrel.

Kemudian realisasi lifting minyak bumi untuk periode Januari-Mei 2018 sebesar 758 ribu barrel per hari dan lifting gas bumi 1.146 ribu barrel setara minyak per hari. Outlook lifting minyak tahun 2018 secara keseluruhan diprediksi 775 ribu barrel per hari dan lifting gas bumi 1.116 ribu barrel setara minyak per hari.

"Dengan begitu, outlook GDP atau PDB nominal untuk 2018 ini adalah Rp 14.795,7 triliun atau sedikit lebih rendah dari yang kami hitung dalam asumsi APBN sebesar Rp 14.850,9 triliun," ujar Sri Mulyani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.