Sepak Terjang Go-Jek Disoroti Presiden HP Inc Asia Pasifik dan Jepang

Kompas.com - 18/07/2018, 23:28 WIB
CEO Go-Jek, Nadiem Makarim berswafoto dengan beberapa mitra gojek yang hadir dalam gelaran Pasar Malam Mitra Gojek KOMPAS.com/Gito Yudha PratomoCEO Go-Jek, Nadiem Makarim berswafoto dengan beberapa mitra gojek yang hadir dalam gelaran Pasar Malam Mitra Gojek

Dampak ekonomi

Tahun lalu, peneliti Universitas Indonesia mendapati bahwa pengemudi Go-Jek memperoleh pendapatan sekitar 20 persen lebih banyak daripada upah minimum bulanan rata-rata.

Asosiasi Franchise Indonesia memperkirakan, pendapatan anggotanya naik rerata 30 persen setelah memanfaatkan aplikasi Go-Jek.

“Go-Jek melanggar semua aturan, melanggar norma dengan memasuki banyak bisnis sekaligus dengan memecahkan masalah-masalah yang dialami konsumen,” ujarnya.

Kini, Go-Jek pun memperlebar disrupsi ke seluruh Asia Tenggara dengan melakukan ekspansi ke Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X