AP II Terapkan Digitalisasi Sistem Keamanan di Bandara Soekarno-Hatta

Kompas.com - 20/07/2018, 19:37 WIB
Seorang penumpang melintas di sekitar gapura bertuliskan Asian Games 2018  yang ada di Terminal 3 Keberangkatan Bandara SOekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (5/07/2018). PT Angkasa Pura AP (II) selaku pengelola bandara menyatakan siap memfasilitasi kedatangan dan kepulangan peserta Asian Games 2018 dengan menyiapkan sarana dan prasarana di tiga bandara yakni Bandara Soekarno Hatta, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan Husein Sastranegara Bandung. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBSeorang penumpang melintas di sekitar gapura bertuliskan Asian Games 2018 yang ada di Terminal 3 Keberangkatan Bandara SOekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (5/07/2018). PT Angkasa Pura AP (II) selaku pengelola bandara menyatakan siap memfasilitasi kedatangan dan kepulangan peserta Asian Games 2018 dengan menyiapkan sarana dan prasarana di tiga bandara yakni Bandara Soekarno Hatta, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan Husein Sastranegara Bandung.

TANGERANG, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II menerapkan sistem digital untuk menopang tugas dan fungsi personel aviation security di Bandara Soekarno-Hatta, baru-baru ini. Penerapan sistem digital ini diperkirakan bisa menghemat biaya operasional avsec hingga ratusan juta rupiah per tahunnya.

"Digitalisasi sistem keamanan ini bisa mengurangi secara signifikan penggunaan kertas sehingga dapat menghemat Rp 109 juta per tahun," kata Senior Manager of Branch Communication and Legal BandarSoekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang, saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (20/7/2018).

Febri menjelaskan, sebelum digitalisasi diterapkan, personel avsec banyak menggunakan kertas dalam menulis laporan tentang barang tercecer atau lost and found hingga laporan pelaksanaan dinas sampai laporan fasilitas keamanan.

Pada tahap awal, sistem digital diterapkan hanya untuk mendata barang tercecer, yang kemudian dikembangkan lagi guna memenuhi kegiatan avsec yang lainnya.

Baca juga: Di depan Luhut, Kemenhub Beberkan Alasan Tersendatnya Pembangunan Cargo Village Bandara Soekarno-Hatta

Kini, personel avsec di Bandara Soekarno-Hatta bisa bekerja lebih cepat mengandalkan sistem digital, khususnya dalam hal mengidentifikasi barang kategori pembatasan atau yang dilarang. Ke depan, sistem yang sama akan dimanfaatkan lebih jauh dalam hal patroli, penilaian personel, pengecekan peralatan keamanan, dan sebagainya.

"Dalam proses pengerjaan website atau sistem digital ini, tidak mengeluarkan biaya sedikitpun atau nol rupiah," tutur Febri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia berharap, pemanfaatan sistem digital akan berdampak pada peningkatan layanan dan pengolahan data dari kerja avsec di lapangan. Data-data tersebut nantinya juga akan dipakai untuk menyempurnakan kualitas keamanan dan keselamatan penerbangan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X