Kompas.com - 22/07/2018, 16:28 WIB
Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde saat ditemui pewarta di Nusa Dua, Bali, Jumat (2/3/2018). Lagarde bersama rombongan memastikan Indonesia dan Bali sudah siap untuk pelaksanaan annual meeting IMF-World Bank 2018 yang akan diselenggarakan di Nusa Dua pada Oktober 2018 mendatang. KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde saat ditemui pewarta di Nusa Dua, Bali, Jumat (2/3/2018). Lagarde bersama rombongan memastikan Indonesia dan Bali sudah siap untuk pelaksanaan annual meeting IMF-World Bank 2018 yang akan diselenggarakan di Nusa Dua pada Oktober 2018 mendatang.

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memperingatkan para pemimpin ekonomi dunia bahwa gelombang tarif perdagangan baru-baru ini akan secara signifikan membahayakan pertumbuhan global.

Seruan ini dilontarkan IMF sehari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam eskalasi besar dalam perselisihan dengan China, dilansir Kontan.co.id, Minggu (22/7/2018).

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan akan menghadirkan pertemuan para menteri keuangan negara-negara G20 dan pertemuan Gubernur Bank Sentral G20 di Buenos Aires dengan laporan yang merinci dampak pembatasan yang sudah diumumkan pada perdagangan global.

"Perang tarif ini tentu akan berdampak terhadap produk domestik bruto (PDB), yang dalam skenario terburuk dalam ukuran saat ini berada di kisaran 0,5 persen PDB secara global," kata Lagarde dalam sebuah konferensi pers di Buenos Aires, disiarkan Reuters Sabtu (21/7/2018).

Baca juga: IMF: Mendung yang Menggelayuti Ekonomi Dunia Semakin Gelap

Dalam catatan singkat yang disiapkan untuk menteri G20, IMF mempertahankan proyeksi pertumbuhan global 3,9 persen pada 2018 dan 2019, tetapi risiko penurunan membesar karena konflik perdagangan yang berkembang.

Peringatannya datang tak lama setelah pejabat ekonomi tinggi AS, Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan kepada wartawan di ibukota Argentina bahwa tidak ada efek “makro” terhadap ekonomi terbesar di dunia.

Ketegangan perdagangan yang memanas telah meledak dalam beberapa bulan terakhir, dengan Amerika Serikat dan China, ekonomi terbesar dan kedua terbesar di dunia, saling melontarkan tarif senilai 34 miliar dollar AS barang satu sama lain sejauh ini.

Sayangnya, pertemuan ekonomi G20 akhir pekan di Buenos Aires datang di tengah eskalasi dramatis retorika di kedua sisi.

Baca juga: IMF: Perang Dagang Trump Bebani Perekonomian Global 430 Miliar Dollar AS

Jumat (20/7/2018) lalu, Donald Trump mengancam tarif senilai 500 miliar dollar AS atas barang-barang China yang dieskpor ke AS.

Mnuchin mengatakan bahwa meski ada beberapa efek "mikro" seperti pembalasan terhadap kedelai, lobster, dan bourbon yang diproduksi AS, dia tidak percaya bahwa tarif akan membuat AS tidak mencapai pertumbuhan 3 persen tahun ini.

"Saya masih berpikir dari basis makro, kami tidak melihat dampak apa pun pada pertumbuhan yang sangat positif," kata Mnuchin.

Ia pun mengatakan akan memantau harga baja, aluminium, kayu, dan kedelai. (Agung Jatmiko/ Sanny Cicilia)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: IMF peringatkan perang dagang bakal pengaruhi PDB global

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menko Airlangga: Vaksinasi Dosis Primer Bakal Selesai pada Kuartal II-2022

Menko Airlangga: Vaksinasi Dosis Primer Bakal Selesai pada Kuartal II-2022

Whats New
Program JKP Diluncurkan 22 Februari, Menaker: Bukan Pengganti Kewajiban Pengusaha Bayar Pesangon PHK

Program JKP Diluncurkan 22 Februari, Menaker: Bukan Pengganti Kewajiban Pengusaha Bayar Pesangon PHK

Whats New
Syarat dan Cara Bayar Pajak Motor di Bank Jatim

Syarat dan Cara Bayar Pajak Motor di Bank Jatim

Spend Smart
Mengenal Bank, Asal Mula hingga Jenisnya

Mengenal Bank, Asal Mula hingga Jenisnya

Whats New
Apa Pengertian Tenaga Kerja dan Klasifikasinya?

Apa Pengertian Tenaga Kerja dan Klasifikasinya?

Whats New
Varian Omicron Melonjak, Menko Airlangga: Tingkat Kesembuhan 96,40 Persen, tapi Harus Tetap Waspada

Varian Omicron Melonjak, Menko Airlangga: Tingkat Kesembuhan 96,40 Persen, tapi Harus Tetap Waspada

Whats New
Manusia sebagai Makhluk Ekonomi dan Faktor yang Memengaruhinya

Manusia sebagai Makhluk Ekonomi dan Faktor yang Memengaruhinya

Earn Smart
Pembangunan Pelabuhan Tanjung Pinggir Batam Digadang Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Pinggir Batam Digadang Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Sepanjang 2021, Bappebti Sudah Memblokir 92 Domain Binary Option

Sepanjang 2021, Bappebti Sudah Memblokir 92 Domain Binary Option

Whats New
Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai, Menhub: Protokol Kesehatan Harus Ketat

Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai, Menhub: Protokol Kesehatan Harus Ketat

Whats New
Mengenal Binary Option, Cara Kerja dan Legalitasnya

Mengenal Binary Option, Cara Kerja dan Legalitasnya

Whats New
Menpan RB Larang Semua Instansi Pemerintah Rekrut Honorer

Menpan RB Larang Semua Instansi Pemerintah Rekrut Honorer

Whats New
Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Persyaratannya

Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Persyaratannya

Work Smart
Jokowi Kesal, RI Tekor Rp 7 Triliun Setahun gara-gara Impor Elpiji

Jokowi Kesal, RI Tekor Rp 7 Triliun Setahun gara-gara Impor Elpiji

Whats New
Waspada Skema Ponzi, OJK Larang Lembaga Jasa Keuangan Fasilitasi Perdagangan Kripto

Waspada Skema Ponzi, OJK Larang Lembaga Jasa Keuangan Fasilitasi Perdagangan Kripto

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.