Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
KILAS EKONOMI

Pertanian Jadi Salah Satu Ujung Tombak Penurunan Angka Kemiskinan

Kompas.com - 23/07/2018, 12:47 WIB

“Di tengah upaya menurunkan jumlah masyarakat miskin, program ini akan mempunyai posisi penting mengingat bahwa program ini bertarget dalam waktu kurang dari setahun sudah mampu membalikkan status rumah tangga petani miskin di perdesaan menjadi rumah tangga sejahtera,” ujar Kariyasa.

Baca juga: Bupati Jember Diajak Kurangi Angka Kemiskinan Lewat Pertanian

Kementan, menurut Kariyasa, memproyeksi bahwa pengembangan program BEKERJA berbasis Pertanian ini akan berdampak pada peningkatan ketersediaan pangan, peningkatan konsumsi pangan dan kualitas gizi keluarga, serta peningkatan ekonomi/pendapatan masyarakat agar terangkat menjadi masyarakat sejahtera.

Tidak hanya itu, program ini juga pada saat yang sama juga akan berdampak terhadap membaiknya kondisi sosial masyarakat.

“Kami harapkan pengangguran menurun sehingga keresahan masyarakat juga berkurang karena program ini turut menyediakan lapangan kerja dan sumber pendapatan. Karena itu, secara tidak langsung, program BEKERJA ini dapat mengurangi laju jumlah masyarakat yang mencari pekerjaan ke kota (urbanisasi),” ujarnya.

Tim pendamping optimalkan program BEKERJA

Keseriusan Kementan dalam menggarap program ini terlihat di berbagai wilayah penerima bantuan. Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, misalnya, sejak 24 Mei 2018 lalu telah mendapatkan bantuan program BEKERJA.

Keberlangsungan program BEKERJA di Lumajang tidak hanya berhenti di situ. Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang Suprijono mengatakan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan turut mengirim pakar untuk mendampingi pemerintah bantuan program BEKERJA.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kementan yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Lumajang untuk merealisasikan program BEKERJA. Untuk saya mengimbau kepada seluruh jajaran Dinas Pertanian Kab. Lumajang untuk bekerja sungguh-sungguh dalam mengawal program pro-rakyat ini,” ujar Suprijono saat menerima tim pakar pendampingan program BEKERJA di Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh, Lumajang, Kamis (19/7/2018) lalu.

Tak hanya Lumajang, Jawa Timur, Program BEKERJA juga sudah mulai berjalan di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Sebanyak 2.254 Rumah Tangga Miskin (RTM) yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Pandeglang mendapatkan bantuan bibit ayam lokal petelur berikut pakan ayam, vitamin, dan obat.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+