Potensi KPR Subsidi Dorong Kinerja BTN

Kompas.com - 25/07/2018, 05:41 WIB
Ilustrasi. Bank BTN KONTAN/ BaihakiIlustrasi. Bank BTN


JAKARTA, KOMPAS.com - Kinerja keuangan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk diprediksi bakal tetap baik sepanjang tahun ini.

Salah satu faktor pendorongnya yakni potensi pasar kredit pemilikan rumah ( KPR) subsidi.

Analis MNC Sekuritas Nurulita Harwaningrum mengungkapkan, kinerja keuangan, khususnya penyaluran kredit BTN diperkirakan bakal terus meningkat. Ini sejalan dengan permintaan rumah subsidi yang cenderung masih tinggi.

"Permintaan akan rumah subsidi untuk golongan menengah ke bawah masih tinggi," kata Nurulita dalam pernyataan yang diterima, Rabu (25/7/2018). 

Baca juga: BTN Optimistis Target Bisnis 2018 Tercapai

Adapun Head of Research Sinarmas Sekuritas Evan Lie Hadiwidjaja menyebut, meski masih ada tantangan seperti ketatnya likuiditas dan suku bunga acuan yang cenderung naik, BTN akan cukup terbantu dari skema Program Sejuta Rumah.

Dalam skema tersebut margin bank tetap terjaga dan juga adanya bantuan likuiditas dari pemerintah

Sementara itu, untuk ke depannya, lembaga Tapera akan dapat menopang kinerja BTN.

"Kami rekomendasi beli dengan target harga di Rp 3.475 per saham," kata Evan.

Baca juga: Kredit Bermasalah BTN Turun Jadi 2, 78 Persen

Dia menjelaskan, secara umum kinerja keuangan BTN masih dalam kondisi baik dan berpotensi meningkat hingga akhir tahun.

Secara historis, pencapaian pada semester I-2018 sekitar 40 persen dari target sepanjang tahun ini.

"Kinerja pada semester I 2018 masih memuaskan dan memiliki peluang untuk tumbuh lebih baik," ujar Evan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X