Menko Darmin: Indonesia Potensial Jadi Pemain Kunci Ekonomi Syariah Global

Kompas.com - 25/07/2018, 12:10 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai rapat koordinasi terbatas membahas fasilitas Generalized System of Preference (GSP) dari Amerika Serikat di kantornya, Jumat (13/7/2018) malam. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai rapat koordinasi terbatas membahas fasilitas Generalized System of Preference (GSP) dari Amerika Serikat di kantornya, Jumat (13/7/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain kunci dalam perkembangan ekonomi syariah global.

Potensi tersebut dapat dilihat dari populasi penduduk muslim Indonesia. Sebagai salah satu negara dengan populasi penduduk muslim terbesar dunia, pangsa pasar yang bisa diraih oleh Indonesia adalah sekitar 12,7 persen dari total populasi dunia.

"Dengan jumlah penduduk sebesar itu, Indonesia tentu saja dengan sendirinya punya potensi besar untuk menjadi pemain kunci dalam pengembangan ekonomi syariah secara global," jelas Darmin saat menyampaikan pidatonya sebelum membuka High Level Discussion Indonesia: Pusat Ekonomi Islam Dunia, di Kementerian PPN, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Besarnya potensi Indonesia sebagai pemain kunci ekonomi syariah secara global juga ditunjukkan pada berbagai kegiatan di sektor riil dan industri syariahnya.

"Kita ini pangsa penduduk muslim dunia, dari sisi pengeluaran secara global itu kira-kira mencapai 12 persen dari pengeluaran global pada 2016. Pangsa itu diproyeksikan akan naik dari 2,1 triliun dollar AS pada 2016 menjadi 3 triliun dollar AS pada 2022," terang Darmin.

Darmin menambahkan, industri makanan serta minuman halal juga turut memperbesar potensi ekonomi syariah. Konsumsi dan nilai transaksi makanan halal global pada 2016 mencapai 1,2 triliun dollar AS atau 17 persen dari pengeluaran konsumsi makanan secara global.

Industri pariwisata halal juga turut menggambarkan berapa besar potensi pasar ekonomi syariah Indonesia di kancah global. Secara konsumsi, Indonesia menempati peringkat keempat wisata halal dunia dengan tingkat konsumsi mencapai kurang lebih 9,7 miliar dollar AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Maka dari itu, mengingat besarnya pangsa pasar ekonomi riil syariah sudah sepatutnya kita mengembangkan, membangun sinergi sehingga mampu meningkatkan peran pada sekttor-sektor ekonomi riil syariah secara global," sambung Darmin.

Sinergi dari sektor keuangan dan riil dinilai Darmin mampu membuat Indonesia dengan mudah menjadi pihak yang dominal dalam ekonoi syariah secara global.

"Jadi enggak cukup mendorong industri halal saja, tetapi harus ada sinerginya, paling enggak antara produksi barang dan jasa, logistik, serta jaringan," tandas Darmin.

Caption: Menko Perekonomian Darmin Nasution saat membuka High Level Discussion Indonesia: Pusat Ekonomi Islam Dunia, bersama Menteri PPN Bambang Brodjonegoro, Menpar Arief Yahya, dan Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin, di Kementerian PPN, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.