Sampah Sedotan Per Hari Jika Dijejerkan Bisa dari Jakarta-Meksiko

Kompas.com - 26/07/2018, 20:27 WIB
Nadine Chandrawinata bersama Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun Kementerian LHK Rosa Vivien Ratnawati di Simpang Lima Semarang, Minggu (25/2/2018) Kompas.com/Nazar NurdinNadine Chandrawinata bersama Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun Kementerian LHK Rosa Vivien Ratnawati di Simpang Lima Semarang, Minggu (25/2/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendukung free straw movement atau gerakan tanpa sedotan yang kini sedang dilakukan beberapa restoran dan kafe.

Gerakan tersebut dianggap KLHK dapat menjadi suatu cara mengurangi jumlah sampah plastik yang mulai mengkhawatirkan.

"Kami memang harapkan adanya movement seperti ini dari pihak swasta, dari restoran, dari kafe. Kami terus mendorong masyarakat dan swasta untuk melakukan hal tersebut," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK Rosa Vivien Ratnawati kepada Kompas.com di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Jumlah sedotan yang dibuat setelah diminum memberikan kontribusi cukup besar bagi keberadaan sampah plastik di Indonesia.

Baca juga: Sampah Plastik di Indonesia Jadi Perhatian Presiden Bank Dunia

Menurut Vivien, terdapat 93 juta batang sedotan dibuang setiap harinya di Indonesia.

"Jumlah itu kalau disambungkan bisa Jakarta-Meksiko," imbuhnya.

Dengan kondisi tersebut maka tak heran jika sedotan memberikan kontribusi cukup besar pada keberadaan sampah plastik.

Data KLHK menunjukkan bahwa sampah plastik tiap tahunnya mencapai 65 juta ton.

Isu global

Keberadaan sampah plastik ini pun telah menjadi isu global. Sampah plastik di Indonesia bahkan mendapatkan perhatian lebih dari Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim ketika berkunjung ke Bali awal Juli lalu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X