4 Destinasi Wisata "Bali Baru" Bakal Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Kompas.com - 26/07/2018, 22:36 WIB
Berdasarkan pantauan, banyak kendaraan dari luar Yogyakarta yang mendominasi area parkir di Kalibiru. Sebagian besar kendaraan roda empat itu dengan plat nomor B dari Jakarta dan D asal Bandung. KOMPAS.com/DANI JBerdasarkan pantauan, banyak kendaraan dari luar Yogyakarta yang mendominasi area parkir di Kalibiru. Sebagian besar kendaraan roda empat itu dengan plat nomor B dari Jakarta dan D asal Bandung.


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah fokus membangun empat dari sepuluh destinasi wisata yang masuk kategori New Bali atau Bali Baru.

Keempat destinasi tersebut adalah wisata di Yogyakarta, Mandalika, Labuan Bajo, dan Danau Toba.

Pengelolaan keempat destinasi wisata andalan tersebut akan di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kementerian Pariwisata.

"Kami bantu percepat keempat destinasi itu agar cepat mendatangkan turis dan menghasilkan devisa," ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Baca juga: Mandalika Bukan Hanya untuk NTB Tapi Indonesia

Perry mengatakan, sektor pariwisata mendatangkan cukup banyak devisa bagi negara.

"Pariwisata sangat cepat menghasilkan. Tidak hanya menghasilkan devisa, tapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi," kata Perry.

Dengan adanya pengelolaan maksimal di destinasi tersebut, diharapkan sektor pariwisata dapat mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara dan menyumbang 20 miliar dollar AS.

Tahun ini, capaian pariwisata sudah bisa menggaet 17 juta wisatawan mancanegara dengan perolehan 17 miliar dollar AS.

Milenial traveling ke Pulau Padar, Labuan Bajo, NTTShutterstock Milenial traveling ke Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT

Perry mengatakan, pariwisata membuka pintu untuk lapangan pekerjaan baru serta mendorong usaha mikro kecil dan menengah sehingga bisa mengatasi masalah kemiskinan di daerah tersebut.

Terbukti, setelah Nusa Tenggara Timur dan Danau Toba dikelola dengan baik dengan mempermudah akses masuk, wisatawan mancanegara naik dan hotel sering penuh.

"Setelahnya, Mandalika juga Yogyakarta akan kita kembangkan," kata Perry.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X