Dongkrak Kinerja Pertanian, BUMN Pupuk Luncurkan Cerdastani

Kompas.com - 27/07/2018, 16:35 WIB
150 hektare tanaman padi warga Desa Lamsi, Kecamatan Cot Gle, kabupaten Aceh Besar mengering akibat kekeringan, sehingga warga pedalaman Aceh Besar ini yang manyoritasnya petani ini terancam gagal panen. Selasa (20/02/18).KOMPAS.COM/RAJAUMAR 150 hektare tanaman padi warga Desa Lamsi, Kecamatan Cot Gle, kabupaten Aceh Besar mengering akibat kekeringan, sehingga warga pedalaman Aceh Besar ini yang manyoritasnya petani ini terancam gagal panen. Selasa (20/02/18).


TUBAN, KOMPAS.com - PT Petrokimia Gresik (PG), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT Jasa Asuransi Indonesia (Asuransi Jasindo) meluncurkan program Cerdastani di Desa Senori, Kecamatan Merakurak, Tuban, Jawa Timur, Senin (23/7/2018).

Peluncuran dilakukan oleh Dirut PG Nugroho Christijanto dan Direktur Operasi Ritel Asuransi Jasindo Sahata L Tobing.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Nugroho Christijanto menyatakan bahwa program Cerdastani merupakan bentuk sinergi antara PG dan Asuransi Jasindo. Program Cerdastani ini untuk meningkatkan dan melindungi kinerja petani dari hulu ke hilir.  

“Dalam program ini, Petrokimia Gresik memberikan kawalan teknologi budidaya serta pengawalan penggunaan pupuk bagi petani, sedangkan Asuransi Jasindo memberikan pengendalian risiko gagal panen melalui AUTP,” ujar Nugroho dalam pernyataan tertulis, Jumat (27/7/2018).

Baca juga: Kekeringan, 138 Hektar Sawah di Jawa Barat Gagal Panen

Peresmian program Cerdastani ditandai dengan penandatanganan dan peluncuran Kartu Cerdastani sebagai bentuk kolaborasi kedua BUMN mendukung Gerakan Peningkatan Produksi Pangan (GP3) Kementerian BUMN.

Peluncuran dilanjutkan dengan penyerahan pupuk produksi PG, yaitu NPK Phonska Plus, secara simbolis dan polis dan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) kepada petani.

Adapun persyaratan menjadi peserta Cerdastani, lanjut Nugroho, adalah petani padi pemilik lahan, anggota kelompok tani, dan pengguna pupuk subsidi.

Untuk menjadi peserta, maka cukup mengisi formulir yang diberikan Mantri Cerdastani. Selanjutnya, petani akan dapat menerima kartu Cerdastani paling lambat dua minggu setelah pendaftaran dan petani dapat menikmati manfaat dan fasilitas sebagai peserta program.

Baca juga: 5 Kecamatan di Gunungkidul Mulai Alami Kekeringan

“Banyak manfaat bagi petani yang mau menjadi peserta Cerdastani. Di antaranya dalam proses pendampingan budi daya padi, hingga promo khusus untuk pembelian Phonska Plus,” ujar dia.

Lahan sawah petani yang menjadi peserta Cerdastani akan dilakukan uji tanah pertanian secara gratis untuk mengetahui perbandingan pemupukan yang tepat bagi padi yang ditanam petani.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X