Kompas.com - 29/07/2018, 10:16 WIB

Memulai sebuah bisnis sendirian memang tak mudah. Tak bisa dimungkiri, berbisnis akan lebih terasa mudah jika dikelola bersama-sama, apalagi dengan teman Anda.

Tapi, berbisnis bersama teman juga bisa dibilang susah-susah gampang. Namun tetap saja, memulai bisnis bersama teman akan terasa lebih menyenangkan dibandingkan bersama orang asing atau orang yang baru saja Anda kenal.

Sering kali, usaha yang dirintis bersama teman itu berantakan karena berbagai sebab. Salah satunya tak mampu menyingkirkan ego masing-masing. Namun, juga tak sedikit bisa menuai kesuksesan.

Lalu, bagaimana agar bisnis yang dibangun bersama teman itu bisa sukses? Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut tujuh tips ampuh yang bisa Anda lakukan untuk membuat bisnis yang dirintis dengan teman bisa langgeng.

1. Pastikan Anda Benar-Benar Mengenal Teman Anda

Poin ini sangat penting Anda perhatikan sebelum memutuskan berbisnis bareng teman. Hal pertama yang terpenting adalah pastikan Anda memiliki kecocokan dengan teman bisnis Anda.

Pastikan Anda sudah benar-benar mengenal teman Anda dengan baik untuk menghindari segala permasalahan yang nantinya bisa merugikan Anda. Carilah teman berbisnis yang bisa dipercaya loyalitasnya, bertanggung jawab, jujur, dan mampu berkomitmen.

2. Tahu Hak dan Kewajiban Masing-Masing

Pembagian tugas, tanggung jawab, serta hak masing-masing haruslah jelas di awal memulai bisnis bersama. Anda dan teman hendaknya mendiskusikan pembagian hak berupa profit serta kewajiban masing-masing secara transparan dan terbuka.

Hal itu penting diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan dan ketimpangan di kemudian hari. Transparansi dalam profit sharing dan pembagian modal sangatlah penting untuk kemajuan bisnis ke depannya.

3. Buat Kesepakatan di Awal

Sekalipun rekan bisnis Anda adalah sahabat terdekat Anda sendiri, sangatlah penting untuk membuat sebuah kesepakatan bisnis di awal memulai bisnis. Sangat disarankan untuk membuat sebuah kontrak.

Buatlah kontrak bisnis yang berisi semua hal terkait kesepakatan bisnis antara Anda dan teman, seperti poin pembagian hak dan kewajiban, jangan lupa lengkapi dengan materai dan tanda tangan seluruh pihak terkait. Kontrak ini sangat berguna demi menghindari permasalahan-permasalahan yang mungkin timbul di hari depan.

(Baca: Panduan Mengajukan Aplikasi KTA Melalui Cermati.com)

4. Tetapkan Goals dan Target Bersama

Sebelum memulai bisnis, Anda penting untuk merundingkan goals dan target bisnis bersama teman Anda. Tanpa adanya keselarasan tujuan dan target, bisnis Anda akan kacau.
Pasanglah target yang kira-kira bisa diraih bersama dan dilakukan bersama-sama pula. Jangan sampai hanya Anda yang bekerja keras mencapai target maupun tujuan yang telah Anda dan teman tetapkan, sementara mereka tidak melakukan hal yang sama.

5. Junjung Tinggi Profesionalitas

Bisnis adalah bisnis, teman adalah teman. Anda harus mampu menerapkan nasihat lama tersebut dalam menjalani bisnis bersama teman. Anda hendaknya mengesampingkan segala masalah pribadi dan menjunjung profesionalitas jika ingin bisnis Anda tetap berjalan lancar.

Anda harus mampu mengelola konflik dan tetap tegas dalam menghadapi berbagai masalah terkait bisnis bersama teman Anda. Jangan sampai perasaan yang tidak enak memengaruhi profesionalitas dalam menjalan bisnis bersama.

6. Jaga Komunikasi dengan Baik

Tak lupa, untuk menjalankan bisnis bersama, komunikasi sangatlah penting. Tentu saja menjaga komunikasi yang baik juga diperlukan dalam hal apa pun. Hal apapun yang terjadi dalam bisnis Anda, pastikan teman Anda juga tahu, begitu juga sebaliknya. Bangun komunikasi dengan baik untuk menjaga kepercayaan satu sama lain, dan raup untung serta kesuksesan bersama.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mengidentifikasi Saham dalam Papan Ekonomi Baru yang Bakal Segara Meluncur

Cara Mengidentifikasi Saham dalam Papan Ekonomi Baru yang Bakal Segara Meluncur

Whats New
Jokowi Jengkel Dana Pemda Mengendap di Perbankan Capai Rp 278 Triliun

Jokowi Jengkel Dana Pemda Mengendap di Perbankan Capai Rp 278 Triliun

Whats New
BPS Pastikan Stok Beras Surplus, Cukup untuk Memenuhi Kebutuhan Nasional

BPS Pastikan Stok Beras Surplus, Cukup untuk Memenuhi Kebutuhan Nasional

Whats New
IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Saham Sektor Teknologi Masih Tertekan

IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Saham Sektor Teknologi Masih Tertekan

Whats New
Jokowi: Jangan Sampai Target Investasi Tidak Tercapai, Langsung Mohon Maaf

Jokowi: Jangan Sampai Target Investasi Tidak Tercapai, Langsung Mohon Maaf

Whats New
RI Kalah Gugatan Nikel di WTO, Jokowi: Kita Ajukan Banding

RI Kalah Gugatan Nikel di WTO, Jokowi: Kita Ajukan Banding

Whats New
Apa Nama Mata Uang Negara Uni Emirat Arab?

Apa Nama Mata Uang Negara Uni Emirat Arab?

Earn Smart
Efisiensi Energi, Cara Ampuh Pangkas Biaya dan Kurangi Emisi Karbon bagi Industri

Efisiensi Energi, Cara Ampuh Pangkas Biaya dan Kurangi Emisi Karbon bagi Industri

Whats New
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cari Utang Tambahan Rp 16 Triliun ke China

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cari Utang Tambahan Rp 16 Triliun ke China

Whats New
Pemerintah Putuskan Buka Keran Impor Beras

Pemerintah Putuskan Buka Keran Impor Beras

Whats New
Gandeng eFishery, Amartha Bakal Salurkan Modal Rp 100 Miliar untuk Pembudidaya Ikan

Gandeng eFishery, Amartha Bakal Salurkan Modal Rp 100 Miliar untuk Pembudidaya Ikan

Whats New
5 Jurus BRI Finance Jaga Tingkat Kredit Macet Tahun Depan

5 Jurus BRI Finance Jaga Tingkat Kredit Macet Tahun Depan

Whats New
Menteri Teten Sebut 40.473 UMKM dengan 763.385 Produk Telah Masuk e-Katalog LKPP

Menteri Teten Sebut 40.473 UMKM dengan 763.385 Produk Telah Masuk e-Katalog LKPP

Whats New
Efek China Mereda, Nilai Tukar Rupiah Bergerak Mendatar

Efek China Mereda, Nilai Tukar Rupiah Bergerak Mendatar

Whats New
Dukung Program Kendaraan Listrik, OJK Berikan 4 Insentif di Sektor Perbankan

Dukung Program Kendaraan Listrik, OJK Berikan 4 Insentif di Sektor Perbankan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.