KILAS EKONOMI

Evaluasi Penggunaa ADS-B untuk Tingkatkan Keselamatan Penerbangan

Kompas.com - 31/07/2018, 13:19 WIB
Menjelang Lebaran tahun 2018, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso melakukan inspeksi posko Lebaran dan rampcheck ke Bandara Internasional Soekarno Hatta, Minggu (3/6/2018) Dok. Humas Ditjen HubudMenjelang Lebaran tahun 2018, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso melakukan inspeksi posko Lebaran dan rampcheck ke Bandara Internasional Soekarno Hatta, Minggu (3/6/2018)

YOGYAKARTA,  KOMPAS.com - Implementasi teknologi Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B) dalam penerbangan dapat meningkatkan keselamatan dan kapasitas ruang udara di Indonesia.

Namun demikian, penggunaan ADS-B juga harus selalu dievaluasi untuk mengetahui kelemahan dan keunggulan dalam operasionalnya serta untuk meningkatkan kinerjanya.

ADS-B merupakan sistem pengamatan (surveillance) penerbangan yang salah satu fungsinya adalah untuk mendeteksi posisi pesawat terbang.

Dengan teknologi ADS-B, petugas pengatur lalu lintas penerbangan akan memperoleh informasi posisi, kecepatan, Mode-S Address, arah, Callsign, dan lain-lain.

Baca juga: Indonesia-Perancis Bahas Perbaikan Keselamatan Penerbangan

Ditjen Perhubungan Udara melalui Direktorat Navigasi Penerbangan (DNP) mengadakan Seminar Nasional Implementasi ADS-B di Indonesia pada 25 dan 26 Juli 2018.

Acara yang dilaksanakan di Yogyakarta tersebut dibuka oleh Kasubdit Teknik Penerbangan DNP Suparno dan diikuti oleh sekitar 100 peserta.

"Maksud dan Tujuan Seminar Nasional ADS-B di Indonesia adalah untuk lebih mensosialisakan sekaligus me-review pelaksanaan implementasi ADS-B di Indonesia dan mendapatkan masukan dan saran dari seluruh stakeholder yang terkait," ujar Suparno dalam pernyataan tertulis, Selasa (31/7/2018).

Stakeholder tersebut adalah Direktorat Navigasi Penerbangan, Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) , Otoritas Bandar Udara, Balai Teknik Penerbangan, Perum LPPNPI ( AirNav Indonesia), Operator Airline, Lembaga Diklat Penerbangan, dan Organisasi Profesi bidang Penerbangan.

Baca juga: Pemerintah Ajak Stakeholder Kembangkan Bisnis Penerbangan Nasional

Menurut Suparno, saat ini terdapat 30 unit ADS-B Groundstation yang telah dipasang di seluruh Indonesia dan dioperasikan oleh Airnav.

Instalasi fasilitas ADS-B Groundstation tersebut telah dilakukan secara bertahap sejak 2006 hingga 2014.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X