KILAS EKONOMI

Program Kerja Kementerian Pertanian Dinilai Tepat Sasaran

Kompas.com - 31/07/2018, 18:17 WIB
Kabupaten Tojo Una-Una di Sulawesi Tengah mengekspor jagung ke Filipina sebesar 14.000 ton, Senin (9/7/2018) Dok. Humas KementanKabupaten Tojo Una-Una di Sulawesi Tengah mengekspor jagung ke Filipina sebesar 14.000 ton, Senin (9/7/2018)


JAKARTA,  KOMPAS.com - Program kerja Kementerian Pertanian dinilai mampu mewujudkan swasembada pangan.

Indonesia saat ini telah mencapai swasembada komoditas pertanian seperti padi, jagung, cabai, bawang merah, sapi, dan kedelai.

Selain itu, strategi Kementerian Pertanian yang dipimpin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dinilai mampu menyelesaikan persoalan mendasar dalam pembangunan, yakni kesejahteraan petani.

"Iya kerjanya fokus dan tuntas menyelesaikan masalah mendasar. Era pertanian saat ini hasilnya kelihatan,” kata Wakil Ketua Komisi Pertanian DPR RI Viva Yoga Mauladi dalam pernyataan tertulis, Selasa (31/7/2018).

Baca juga: FAO Apresiasi Kinerja Kementan Memajukan Industri Pertanian

Dalam dua tahun terakhir, pasokan pangan cukup dan harga komoditas stabil saat hari besar keagamaan.

“Ini belum pernah terjadi waktu lalu,” kata Yoga.

Produksi pangan pun meningkat karena pembangunan infrastruktur dilakukan, seperti irigasi, lahan, serta alat mesin pertanian. Tak cuma itu, pengadaan benih dan pupuk diperbaiki.

“Ada terobosan asuransi pertanian dan menyelesaikan masalah tata niaga pangan. Bentuk bentuk perlindungan petani seperti ini perlu terus ditingkatkan,” ujar dia.

Pertanian di Kendal

Menurut dia, pertanian pada lokasi tanam cabai di Kendal, Jawa Tengah telah berjalan baik. Selain produksi cukup, kinerjanya masih bisa ditingkatkan pasca panen.

“Pengolahan dan tata niaganya membaik sehingga petani sejahtera dan konsumen menikmati harga wajar,” katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X