OJK: IHSG hingga Akhir Kuartal II Secara Umum Melemah

Kompas.com - 31/07/2018, 20:23 WIB
 Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso selepas Raker dengan Komisi XI, di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (11/4/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKO Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso selepas Raker dengan Komisi XI, di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (11/4/2018).

JAKARTA,  KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendapati tekanan eksternal telah mempengaruhi kinerja pasar keuangan domestik hingga akhir kuartal II 2018.

Meski begitu, tekanan yang dimaksud masih dalam taraf yang dapat ditoleransi dan risiko yang dihadapi lembaga jasa keuangan masih dalam tahap yang bisa ditangani.

" IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) sampai akhir kuartal II secara umum mengalami pelemahan yang diiringi dengan aksi jual non residen. Sementara kinerja intermediasi sektor jasa keuangan secara umum mengalami moderasi walau masih terjaga," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso usai rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kementerian Keuangan, Selasa (31/7/2018).

Wimboh menjelaskan, rasio kredit bermasalah yang ditampilkan melalui indikator Non Performing Loan ( NPL) per Juni 2018 tercatat turun jadi 2,67 persen dari posisi Mei 2018 sebesar 2,79 persen.

Baca juga: OJK: Jasa Keuangan dan Likuiditas Pasar Keuangan Indonesia Stabil

 

Sementara dari indikator Non Performing Finance ( NPF) perusahaan pembiayaan per Juni sebesar 3,15 persen atau lebih tinggi dari posisi Mei sebesar 3,12 persen.

Sedangkan dalam hal permodalan lembaga jasa keuangan yang nampak dari CAR (Capital Adequacy Ratio) hingga akhir Juni sebesar 21,9 persen atau menurun dibandingkan posisi akhir Mei sebesar 22,2 persen.

"Namun CAR itu masih jauh di atas threshold (ambang batas)," tutur Wimboh.

Wimboh turut menambahkan bahwa angka pertumbuhan kredit pada Juni 2018 tumbuh 10,75 persen secara year on year atau lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 7,75 persen.

Emiten baru yang tercatat sebanyak 31 perusahaan dan total dana kelolaan investasi sampai Juni 2018 mencapai Rp 706,2 triliun.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X