Isu Kemiskinan dan Penyerahan Blok Rokan ke Pertamina Jadi Berita Populer

Kompas.com - 01/08/2018, 07:31 WIB
Warga beraktivitas di permukiman kumuh kampung nelayan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (20/1/2018).  KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGWarga beraktivitas di permukiman kumuh kampung nelayan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (20/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ribut-ribut soal tudingan kemiskinan yang ditudingkan oleh Ketua Umum partai gerindra membuat Badan Pusat Statistik angkat bicara.

Kepala BPS Suhariyanto menyatakan bahwa angka kemiskinan diperoleh dengan metode yang digunakan oleh Bank Dunia.

Berita tersebut menjadi yang terpopuler sepanjang hari kemarin, Selasa (31/7/2018). Di samping itu, ada juga berita mengenai perbandingan angka kemiskinan dalam era Presiden Soeharto hingga Presiden Jokowi

Selain isu kemiskinan, berita populer lainnya adalah soal penyerahan Blok Rokan ke Pertamina. Berikut berita populer sepanjang hari kemarin:

1. Kepala BPS soal Tudingan Kemiskinan Naik 50 Persen: Kalau Ngomong Harus Pakai Data...

Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto angkat bicara soal tudingan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut tingkat kemiskinan naik 50 persen. Sedangan data BPS pada Maret 2018 menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan berada pada level 9,8 persen, terendah sepanjang sejarah.

Suhariyanto mempertanyakan dasar Prabowo melontarkan pernyataan tersebut. "Angka dari mana dulu? Kan kalau ngomong harus pakai data," ujar Suhariyanto di Jakarta, Senin (30/7/2018). Suhariyanto mengatakan, BPS mengacu pada metode yang digunakan Bank Dunia di mana garis kemiskinan pada angka 2,5 dollar AS.

2. Keluarkan 3 Aturan Baru, BPJS Kesehatan Bisa Hemat Rp 360 Miliar

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengeluarkan tiga Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan (Perdirjampelkes) baru. Peraturan yang diterbitkan tersebut terkait Penjaminan Pelayanan Katarak, Pelayanan Persalinan Dengan Bayi Baru Lahir Sehat, dan Pelayanan Rehabilitasi Medik.

3. Membandingkan Angka Kemiskinan dari Era Soeharto hingga Jokowi

Permasalahan kemiskinan bukan hanya dialami belakangan ini. Sejak dulu, siapapun presidennya, soal kemiskinan menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera dituntaskan. Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X