Pendanaan Akuisisi 51 Persen Saham Freeport Dipimpin Bank Asal Jepang

Kompas.com - 01/08/2018, 19:31 WIB
Pemandangan di pertambangan emas-tembaga PT Freeport Indonesia yang merupakan investasi Amerika Serikat. KOMPAS/IWAN SANTOSAPemandangan di pertambangan emas-tembaga PT Freeport Indonesia yang merupakan investasi Amerika Serikat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendanaan proses divestasi saham PT Freeport Indonesia akan didanai oleh bank asing. PT Indonesia Asahan Alumunium atau Inalum (Persero) akan menerima pinjaman dari bank asing untuk mencaplok saham 51 persen di Freeport Indonesia.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan Industri Staregis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengatakan, Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ akan ditunjuk sebagai pemimpin kredit sindikasi.

"Bank Mitsubishi, itu leadernya, nanti dia yang ngatur semuanya," ujar Fajar di Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Fajar menjelaskan, Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ dipilih karena memberikan bunga yang rendah untuk mendanai proses divestasi saham ini. Sayangnya Fajar enggan mengungkapkan berapa bunga yang ditawarkan bank asal Jepang tersebut.

"Paling kecil, makanya kenapa Jepang, karena Jepang paling kecil," kata Fajar.

Fajar menuturkan, akan ada 11 bank yang ikut mendanai proses akuisisi saham Freeport Indonesia tersebut.

"Ya sekitar antara 8 sampai 11 (bank), yang sudah siap 11 Bank, pokoknya nanti kalau yang kasih itu 8 (bank) cukup itu kan tergantung Inalum. Sindikasi semuanya ya 3,85 miliar Dollar AS atau 4 miliar Dollar AS, itu tanya ke Inalum," ucap dia.

Total dana yang diperlukan untuk divestasi 51 persen saham Freeport adalah 3,85 miliar dollar AS atau setara Rp 55,44 triliun dengan perhitungan kurs Rp 14.400 per dollar AS.

Dari total 3,85 miliar dollar AS itu, sebanyak 3,5 miliar dollar AS akan digunakan untuk mengambil Participating Interest (PI) Rio Tinto di PTFI yang kemudian dikonversi jadi saham.

Sedangkan 350 juta dollar AS sisanya untuk mengambil 100 saham FCX (Freeport McMoran Incorporated) di PT Indocopper Investama yang memiliki 9,36 persen saham di PTFI.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X