Pasca Gempa Lombok, PLN Pulihkan Listrik Fasilitas Layanan Publik

Kompas.com - 06/08/2018, 17:30 WIB
Pengendara sepeda motor melintas dekat rumah yang roboh pascagempa di Desa Bentek, Kecamatan Pemenang,Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin (6/8/2018). Gempa bumi bermagnitudo 7 mengguncang Lombok, Minggu (5/8/2018) malam. ANTARA FOTO/ AHMAD SUBAIDIPengendara sepeda motor melintas dekat rumah yang roboh pascagempa di Desa Bentek, Kecamatan Pemenang,Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin (6/8/2018). Gempa bumi bermagnitudo 7 mengguncang Lombok, Minggu (5/8/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) terus berupaya memulihkan listrik di daerah terdampak bencana paska gempa bumi bermagnitudo 7,0 yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (5/8/2018).

Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko R Abumanan mengatakan, fasilitas layanan publik seperti rumah sakit, tempat penampungan pengungsi, instalasi air bersih menjadi prioritas utama pembenahan layanan. Pihaknya menyatakan telah memerintahkan jajaran PLN di Lombok untuk memprioritaskan listrik bagi fasilitas layanan publik.

“Termasuk kantor-kantor pemerintah daerah setempat, listriknya menjadi prioritas untuk dipulihkan segera,” kata Djoko melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (6/8/2018).

Selain itu, Djoko menambahkan daerah prioritas pemulihan mencakup Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Lombok Utara. Pihaknya juga memastikan kondisi gardu induk dan kabel transmisi tegangan tinggi tidak terdampak gempa.

“Kami pastikan untuk Gardu Induk dan kabel transmisi tegangan tinggi aman, tidak terdampak gempa. Kami fokus pada perbaikan dan pemulihan jaringan distribusi,” terang Djoko.

PLN mengerahkan tim gabungan yang berasal dari Jawa Timur dan Bali untuk membantu upaya pemulihan tersebut. Tidak hanya personel, perlengkapan dan material seperti genset kapasitas kecil, lampu emergensi, mobil crane, mobil station, turut dikerahkan ke daerah-daerah terdampak gempa.

“Tim yang berasal dari Bali ada 54 orang dan Jawa Timur 74 orang sudah mulai diberangkatkan ke Lombok untuk membantu rekan-rekan PLN di sana,” jelas Djoko.

Tim pemulihan ini terdiri dari tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), tim korektif, tim tanggap darurat akan bertugas memperbaiki tiang listrik beton rusak, trafo jatuh, dan kabel jaringan yang putus akibat goncangan gempa.

Adapun saat ini,PLN juga berupaya untuk memasuki wilayah Lombok Utara sebagai salah satu lokasi paling terdampak gempa. Djoko menjelaskan, pemulihan listrik di wilayah tersebut akan dilakukan dengan menggunakan genset.

Seiring dengan pemulihan beberapa pembangkit listrik agar kembali beroperasi normal, PLN terus memperbaiki jaringan yang rusak. Seperti di Senggigi, PLN terus menyisir dan memperbaiki sedikitnya 50 konduktor yang lepas dari jaringan.

Perbaikan konduktor ini untuk mengalirkan listrik antar gardung hubung.

“Di lapangan, banyak kami temukan tiang-tiang jaringan distribusi miring dan roboh memerlukan perbaikan. Tim bantuan dari Bali dan Jawa Timur secara bertahap memulihkan kondisi paska gempa,” ujar dia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X