PLN: 40 Persen Aliran Listrik di NTB Belum Pulih Pasca Gempa

Kompas.com - 07/08/2018, 17:30 WIB
Wisatawan asing menyeret koper pascagempa di Kecamatan Pemenang,Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin (6/8/2018). Para wisatawan yang berkunjung ke Tiga Gili pascagempa 7 (SR) di Kabupaten Lombok Utara memilih meninggalkan kawasan wisata tersebut dengan alasan keamanan. ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDIWisatawan asing menyeret koper pascagempa di Kecamatan Pemenang,Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin (6/8/2018). Para wisatawan yang berkunjung ke Tiga Gili pascagempa 7 (SR) di Kabupaten Lombok Utara memilih meninggalkan kawasan wisata tersebut dengan alasan keamanan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasokan listrik pasca-gempa di Nusa Tenggara Barat belum sepenuhnya pulih.

Setelah terjadi gempa, Minggu (3/8/2018), sekitar 75 persen aliran listrik di wilayah Lombok dan sekitarnya padam. PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) kemudian melakukan perbaikan hingga kini lebih dari separuhnya sudah berfungsi lagi.

"Posisi terakhir, bebannya sudah pulih, tinggal 40 persen yang belum," ujar Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosidin di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Cukup banyak jaringan distribusi yang terganggu akibat tiang listrik yang jatuh ke tanah karena guncangan yang besar. Oleh karena itu, PLN wilayah Jawa bagian Timur dan Bali mengerahkan bantuan dari wilayah Jawa bagian tengah dalam pemulihan kondisi kelistrikan pasca-gempa.

"Ini koordinasi langsung di lapangan bagaimana kita memulihkan segera dengan mengirim tim yang bukan dari Lombok, tapi dari luar, terutama Bali," kata Amir.

Perbaikan yang paling berat terutama untuk mendirikan tiang, apalagi jumlahnya puluhan. Amir memprediksi pembenahan akan selesai dalam waktu sepekan jika tak ada gempa susulan. PLN juga berkoordinasi dengan BMKG untuk mengantisipasi kondisi yang masih rawan gempa.

"Makanya dengan adanya bantuan dari luar itu, mereka lebih tenang," kata Amir.

Amir mengaku belum hitung-hitungan biaya yang dikeluarkan untuk pemulihan. Namun, PLN memang sudah memiliki anggaran untuk disaster recovery

"Pegawai kita juga sudah bergerak untuk membantu. Selain bantu listrik, juga manusiawi," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X