Turun, Angka Kemiskinan Dipatok 9,3 Persen Akhir Tahun Ini

Kompas.com - 08/08/2018, 13:09 WIB
Menteri Sosial Idrus Marham kembali mendatangi gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (26/7/2018). Dengan mengenakan kemeja putih dan celana panjang bahan hitam, ia datang sekitar pukul 10.00 WIB. DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comMenteri Sosial Idrus Marham kembali mendatangi gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (26/7/2018). Dengan mengenakan kemeja putih dan celana panjang bahan hitam, ia datang sekitar pukul 10.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Sosial menargetkan persentase kemiskinan di Indonesia dapat mencapai 9,3 persen hingga akhir tahun ini.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Sosial Idrus Marham saat Pembukaan Rapat Koordinasi Bantuan Sosial (Bansos) Kamis, (8/8/2018).

"Komitmen kita pada akhir periode pertama kepemimpinan masih bisa menekan angka kemisikinan minimal 9 ingga 9,3 persen bisa dilakukan. Ini bisa kita lakukan," ujar Idrus ketika ditemui awak media.

Idrus pun optimis dengan target tersebut. Pihaknya mengklaim, program-program pemerintah dalam rangka pengentasan kemiskinan berjalan dengan baik.

Hal tersebut terbukti dari rendahnya persentase kemiskinan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada periode September 2017 sebesar 10,12 persen, menjadi 9,82 persen di Maret 2018. Menurut BPS, angka tersebut adalah yang terendah sejak tahun 1999.

"Semua karena orientasi program pemerintah untuk menyelesaikan masalah, memenuhi kebutuhan masyarakat, dan memberi masa depan masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik," lanjut dia.

Di sisi lain, menurutnya, seluruh kementerian atau lembaga terkait telah bersinergi, baik dari pusat hingga daerah untuk menekan angka kemiskinan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mencapai target tersebut, Idrus mengatakan, penyaluran Bansos baik berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT), dan Beras Sejahtera (Rastra) tuntas pada bulan Agustus 2018.

Selain itu, Kementerian Sosial juga meningkatkan anggaran PKH pada APBN 2018 dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

"Kita tingkatkan PKH naik 2 kali lipat, dari Rp 17 triliun jadi Rp 39 triliun," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.