Dapat Suntikan 2 Miliar Dollar AS, Grab Fokus di Indonesia - Kompas.com

Dapat Suntikan 2 Miliar Dollar AS, Grab Fokus di Indonesia

Kompas.com - 08/08/2018, 15:57 WIB
Tiga perusahaan, yaitu PT Intiland Development Tbk, Grab Indonesia, dan BNI Syariah, menjalin kolaborasi strategis penyediaan dan pembiayaan rumah murah untuk pengemudi Grab. Kerja sama itu ditandatangani pada Rabu (8/8/2018).KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Tiga perusahaan, yaitu PT Intiland Development Tbk, Grab Indonesia, dan BNI Syariah, menjalin kolaborasi strategis penyediaan dan pembiayaan rumah murah untuk pengemudi Grab. Kerja sama itu ditandatangani pada Rabu (8/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Grab akan menggunakan suntikan dana senilai 2 miliar dollar AS untuk pengembangan wilayah, pengembangan layanan dan lebih berfokus lagi pada pengembangan teknologi yang dimiliki oleh Grab di Indonesia.

"Ada teknologi, pengembangan wilayah, dan pengembangan layanan, dan lain lain. Namun, fokus memang ke teknologi ya," ujar Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di Intiland Tower, Rabu (8/8/2018).

Selain pengembangan teknologi sebut Ridzki, pihaknya juga akan melakukan pengembangan layanan yang ada saat ini.

"Dari Grab sendiri berfokus mengembangkan di Indonesia, terutama mengembangkan layanan yang ada, agar semakin dekat dengan masyarakat. Kita akan mulai pengembangan Grab Express dan Grab Food di indonesia," tambahnya.

Baca juga: Grab Dapat Suntikan Dana Segar 2 Miliar Dollar AS

Menurut dia, Grab akan melakukan ekspansi ke berbagai kota di Indonesia untuk Grab Express dan Grab Food.

"Saat ini GrabFood sudah ada di 28 kota, sementara itu transportasi Grab sudah ada di 135 kota seluruh Indonesia. Pengembangan untuk ekspansi ke kota-kota lain terutama untuk Grab Food dan Grab Express. Kemudian, peningkatan layanan Grab, teknologinya juga akan memudahkan teknologinya baik untuk pembeli maupun untuk mitra maupun merchant kita (Mitra Grab)," papar Ridzki.

Seperti diberitakan, Grab Holdings Inc. (Grab), mendapatkan suntikan dana 2 miliar dollar AS atau Rp 28,8 triliun (kurs Rp 14.400) pada awal Agustus ini.

Presiden Grab Ming Maa mengatakan, secara khusus, sebagian besar dari dana tersebut digunakan untuk melanjutkan investasi di Indonesia. Grab sendiri telah memiliki lebih dari 7,1 juta wirausahawan mikro pada platformnya atau disebut sebagai Mitra Grab, di mana lebih dari separuhnya berlokasi di Indonesia.



Close Ads X