Ini Alasan Yusuf Mansur Beli Saham Tempo.co - Kompas.com

Ini Alasan Yusuf Mansur Beli Saham Tempo.co

Kompas.com - 08/08/2018, 20:19 WIB
Yusuf Mansur saat berkunjung ke PT Inalum di Asahan Sumatera Utara, Minggu (11/12/2017)KOMPAS.com/BAMBANG P. JATMIKO Yusuf Mansur saat berkunjung ke PT Inalum di Asahan Sumatera Utara, Minggu (11/12/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Yusuf Mansur selaku pemilik PT Veritra Sentosa Internasional atau PayTren melakukan investasi kepada PT Info Media Digital atau Tempo.co senilai Rp 27,3 miliar.

Dia mengungkapkan, alasan utamanya adalah untuk membantu pengguna PayTren tidak hanya ikut menikmati berita dari media tersebut, tapi juga bisa menjadi pemilik medianya.

"Alasan utamanya, membuka pintu pengguna PayTren untuk tidak hanya sebagai penikmat berita. Namun, juga sebagai pemilik medianya sekalian. Belajar. Ditambah, sebagai upaya juga berkontribusi menambah cerdas, menambah wawasan dan ilmu semua pengguna PayTren," ujar Yusuf Mansur ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (8/8/2018).

Hal tersebut sebagai upaya yang ingin dicapai oleh PayTren yakni menerapkan kebiasaan berinvestasi.

"Ini sesuai dengan visi, misi PayTren dan saya pribadi. Ingin berubah dan mengubah bangsa Indonesia menjadi bangsa dan negara investor. Perlu sebuah proses pembelajaran yang riil. Tempo membuka pintu ini selebar-lebarnya. Keren. Gayung bersambut. Bismillah," ujar Yusuf.

Yusuf juga mengungkapkan, pihaknya akan mendorong pengguna PayTren untuk ikut berinvestasi di saham Tempo.co.

"Kami akan mendorong semua pengguna PayTren ikutan beli sahamnya Tempo. Seperti yang kami lakukan untuk BRI Syariah," tambahnya.

Mengenai skema investasinya, Yusuf menjabarkan bahwa pengguna PayTren bisa berinvestasi lewat PayTren Aset Manajemen (PAM), yakni aplikasi pengelolaan investasi syariah keluaran PayTren.

"PayTren ada dua. PayTren Payment Gateway dan PayTren Aset Manajemen (PAM). PAM ini yang buat investasi. Dua lembaga ini, kami satukan dengan izin Allah untuk cita-cita mulia. Salah satunya, membawa pengguna PayTren menjadi investor," ungkap Yusuf.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa tidak hanya pengguna PayTren yang bisa ikut berpartisipasi.

"Sejatinya, siapapun, nggak mesti jadi pengguna PayTren. Boleh ikutan di PayTren Aset Manajemen," ujar Yusuf.


Close Ads X