Pascagempa, PLN Berupaya Perbaiki Listrik di Tiga Pulau Gili

Kompas.com - 08/08/2018, 21:34 WIB
Sejumlah bangunan rumah rusak akibat gempa di desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Rabu (8/8/2018). Berdasarkan data terkini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Lombok bertambah menjadi 131 dari sebelumnya 105 orang. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGSejumlah bangunan rumah rusak akibat gempa di desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Rabu (8/8/2018). Berdasarkan data terkini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Lombok bertambah menjadi 131 dari sebelumnya 105 orang.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (persero) tengah berupaya memperbaiki aliran listrik di Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan pasca gempa bumi yang melanda kawasan Nusa Tenggara Barat beberapa hari yang lalu.

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PT PLN, I Made Suprateka mengatakan, saat pihaknya menyambangi tiga pulau itu, kondisinya porak poranda. Pohon besar tumbang menimpa jaringan kabel, trafo distribusi jatuh dari dudukannya yang mengakibatkan listrik padam total.

"Dengan bantuan kapal milik TNI, tim PLN berlayar ke Gili Air Rabu pagi, prioritas utamannya memenuhi harapan warga disana, listrik cepat menyala. Tim bergerak cepat, jaringan yang tidak perlu diganti langsung diperbaiki," ujar Made dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/8/2018).

Made menambahkan, dengan tangan kosong, tim PLN memindahkan pohon tumbang yang menimpa kabel. Bangunan gardu hubung yang hancur dicek trafonya, agar bisa difungsikan.

Baca juga: PLN: 40 Persen Aliran Listrik di NTB Belum Pulih Pasca Gempa

"Listrik segera menyala menjadi satu-satunya alasan tim PLN ini bekerja keras dengan segala upaya. Supaya warga tenang. Dengan terang lampu listrik, mereka bisa menjaga barang-barangnya di malam hari," kata Made.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.