Pengamat: Pasar Akan Sambut Positif Pilihan Cawapres Jokowi - Kompas.com

Pengamat: Pasar Akan Sambut Positif Pilihan Cawapres Jokowi

Kompas.com - 10/08/2018, 07:33 WIB
Presiden Joko Widodo (depan kiri)  menyambut kedatangan  Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Maruf Amin sebelum dimulainya Buka Puasa Bersama Kabinet Kerja di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (29/5/2018). Dalam Kultum nya, KH Maaruf Amin menekankan pentingnya hubungan baik antar sesama manusia.

Kompas/Wisnu Widiantoro (NUT)
29-05-2017KOMPAS/WISNU WIDIANTORO Presiden Joko Widodo (depan kiri) menyambut kedatangan Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Maruf Amin sebelum dimulainya Buka Puasa Bersama Kabinet Kerja di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (29/5/2018). Dalam Kultum nya, KH Maaruf Amin menekankan pentingnya hubungan baik antar sesama manusia. Kompas/Wisnu Widiantoro (NUT) 29-05-2017

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo yang kembali mencalonkan diri pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akhirnya memilih Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presidennya.

Pengamat Centre of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menilai, terpilihnya Ma'ruf Amin memang sedikit mengagetkan bagi pasar. Namun, pasar seharusnya sudah bisa mengantisipasi hal ini.

"Pak Ma'ruf Amin kan termasuk dalam 10 calon, jadi walaupun pasar agak kaget, tapi seharusnya sudah bisa mengantisipasi kejutan ini," ujar dia ketika dihubungi Kompas.com melalui layanan pesan singkat, Kamis (9/8/2018).

Lebih lanjut Piter mengatakan, pasar akan menyambut positif cawapres pilihan Jokowi. Sebab, menurutnya, Ma'ruf Amin akan melengkapi Jokowi dengan kemampuannya untuk menangani isu terkait suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang meningkat belakangan ini.

Keberadaan Ma'ruf Amin yang dihormati oleh tokoh ulama dan juga tokoh politik membuat berbagai persoalan baik di luar maupun di dalam parlemen menjadi lebih mudah ditangani. Oleh karena itu, harapannya, Jokowi bisa lebih fokus dalam menjalankan berbagai program ekonomi serta proyek infrastruktur.

"Jokowi bisa fokus dengan program-program ekonominya yang pada periode ke-2 sudah tinggal melanjutkan. Pada periode 2 banyak proyek infrastruktur yang sudah berdampak secara ekonomi," ujar dia.

Dengan demikian, diharapkan pula ekonomi Indonesia dalam 5 tahun ke depan bisa lebih menjanjikan.

"Investor saya yakin bisa melihat ini. Insya Allah besok tanggapan pasar akan positif," lanjut Piter.

Sentimen positif pasar, menurut Piter, akan ditunjukkan melalui indeks harga saham serta nilai tukar rupiah yang dia perkirakan menguat jika tidak ada isu negatif lain di kancah global.

"Besok saya perkirakan IHSG akan menguat dan nilai tukar apresiasi walaupun mungkin pergerakannya tidak besar," tukasnya.



Close Ads X