KILAS EKONOMI

Industri Makanan Wajib Tanam dan Berproduksi Bawang Putih

Kompas.com - 10/08/2018, 17:16 WIB
Wilayah Sembalun, Lombok Timur akan dijadikan sentra terbesar bawang putih Indonesia Dok. Humas KementanWilayah Sembalun, Lombok Timur akan dijadikan sentra terbesar bawang putih Indonesia

JAKARTA,  KOMPAS.com - Presiden Jokowi terus mendorong agar industri nasional senantiasa berorientasi ekspor dan mampu bersaing di kancah internasional.

Penyediaan bahan baku industri didorong untuk memprioritaskan produksi lokal agar bersinergi dengan peningkatan kesejahteraan petani.

Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mendorong peningkatan produksi bawang putih di dalam negeri. Bahkan, Kementan menargetkan swasembada bawang putih pada 2021.

" Importir umum maupun pelaku usaha industri makanan yang selama ini mengimpor bawang putih, kita rangkul bersama-sama menyukseskan program ini," ujar Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Ditjen Hortikultura Prihasto Setyanto dalam pernyataan tertulis, Jumat (10/8/2018).

Baca juga: Percepat Swasembada Bawang Putih, Kementan Terapkan Strategi Ini

Sesuai ketentuan Permentan 38/2017 dan Permentan 24/2018, importir baik umum maupun industri diwajibkan menanam dan memproduksi bawang putih di dalam negeri sekurang-kurangnya 5 persen dari volume pengajuan RIPH.

"Caranya, importir bisa bermitra dengan kelompok tani yang terdaftar di dinas pertanian kabupaten untuk menanam bawang putih," katanya.

Menurut Prihasto, pemerintah terus memastikan para importir maupun industri yang mengimpor bawang, mematuhi peraturan wajib tanam dan wajib berproduksi.

Importir besar

Oleh karenanya, Kementan secara khusus memantau Wings Food Group yang mengimpor bawang putih dalam jumlah yang besar.

“Ini perlu kami pantau dan bina agar sesuai ketentuan,” ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X