PLN Siap Pasok Listrik ke Kawasan Industri di Pasuruan - Kompas.com

PLN Siap Pasok Listrik ke Kawasan Industri di Pasuruan

Kompas.com - 10/08/2018, 18:23 WIB
Ilustrasi KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (persero) siap memasok listrik sebesar 311 MVA ke kawasan Industri Jatiproton (Jawa Timur Probolinggo Tongas) dan 55,08 MVA kawasan Industri PIER (Pasuruan Industri Estate Rembang).

Hal tersebut tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman (MOU) antara PLN dan PT SIER (Surabaya Industri Estate Rungkut), PT JATIPROTON Internasional Indonesia serta PT Pilar Bahtera Energy.

Kerja sama ini bertujuan untuk membangun komitmen dalam pemenuhan tenaga listrik guna mendorong investor di kawasan Industri PIER, dan kawasan Industri Jatiproton Tongas, Jawa Timur.

Direktur PT Jatiproton Internasional Indonesia Bambang Resmianto meminta PLN untuk memberikan layanan tanpa padam di kawasan industri tersebut. Pasalnya, kawasan industri tersebut menggunakan peralatan berteknologi tinggi.

Baca juga: Ini Hitungan Jual Listrik ke PLN dari Rooftop Panel Surya

“Setelah ada pertemuan beberapa kali dan mendapat penjelasan yang meyakinkan dari PLN maka kami beranikan diri untuk melakukan MoU penyediaan pasokan listrik dengan daya sebesar 311 MVA dengan layanan tanpan padam, bahkan untuk beberapa tenant yang menempati kawasan Industri mendapatkan layanan tanpa padam dan tanpa kedip,” ujar Bambang dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/8/2018).

Manajer PLN Area Pasuruan, Agus Setiono optimis penyediaan energi listrik kedua kawasan Industri tersebut dapat diwujudkan, mengingat cadangan daya di Jawa Timur saat ini mencapai 1.125 MW.

“Namun bila ada tambahan, PLN siap mengalirkan energi listriknya berapapun," ujar Agus.

Agus menegaskan dengan membaiknya kondisi kelistrikan di Jawa Timur, maka PLN mampu memenuhi seluruh kebutuhan listrik di sektor industri, pariwisata, usaha kuliner, pertokoaan, perkantoran dan perumahan.

“Dengan ditandatanganinya MoU ini, maka akan menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi provinsi Jawa Timur Nantinya, tidak hanya peningkatan kebutuhan listrik, tetapi juga akan menyerap tenaga kerja sehingga roda perekonomian di Jawa Timur,” kata Agus.



Close Ads X