Kadin: Dampak Pelemahan Lira Turki pada Ekspor-Impor Belum Terlihat

Kompas.com - 14/08/2018, 14:29 WIB
Ketua Komite Tetap Timur Tengah Kadin Indonesia, Mohammad Bawazeer. KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAKetua Komite Tetap Timur Tengah Kadin Indonesia, Mohammad Bawazeer.

Rupiah terpantau melemah hingga tembus Rp 14.600 per dollar AS.

"Selama ini sudah ada dalam planning kita, sudah mengantisipasi. Tapi kalau swingnya cukup tinggi, sulit bagi pelaku usaha memprediksi neraca keuangan ke depannya," kata Rosan.

"BI sudah melakukan langkah-langkah yang baik, tapi perkiraan The Fed masih akan menaikkan suku bunga lagi dua kali tahun ini, cost of fund kita akan naik juga," lanjut dia.

Salah satu cara untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia adalah dengan memangkas defisit anggaran dan ekspor harus ditingkatkan. Namun, lagi-lagi hal ini bukan hal yang mudah.

Oleh karena itu, Kadin akan mengumpulkan beberapa pengusaha untuk membahas dampak lira Turki bersama pemerintah.

"Besok akan ada pertemuan para pengusaha, pemerintah dari Kementerian Maritim, BI, Kementerian Petrkonomian, Perindustrian," sebut Rosan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X