2019, Kemenaker Targetkan 1.000 Titik Balai Latihan Kerja Komunitas

Kompas.com - 14/08/2018, 19:11 WIB
Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri saat peringatan Haul ke-16 KH Muhammad Muhadjirin Amsar Addary Allah Yarham di Pondok Pesantren Annida Al Islamy yang terletak di Jalan KH Mas Mansur, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/8/2018) Dok. Humas KementanMenteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri saat peringatan Haul ke-16 KH Muhammad Muhadjirin Amsar Addary Allah Yarham di Pondok Pesantren Annida Al Islamy yang terletak di Jalan KH Mas Mansur, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/8/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama penerima bantuan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas untuk tahun 2018 ke 75 lembaga tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Dia mengungkapkan, tahun 2019 nanti jumlahnya akan meloncat hingga 1.000 titik.

“Namanya rintisan pasti jumlahnya tidak banyak. Tapi tahun 2019, akan loncat menjadi 1.000 titik. Program ini disokong langsung oleh Pak Presiden Jokowi,” ujar Hanif di Ruang Tridarma Kementerian Ketenagakerjaan, Selasa (14/8/2018).

Hanif mengatakan, bantuan pembangunan BLK Komunitas ini merupakan program rintisan di Kemnaker sejak tahun 2017. Tahun lalu, Kemenaker telah membangun BLK komunitas ke 50 lembaga dan di tahun 2018 bertambah 25 lembaga menjadi 75 lembaga yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Hanif menuturkan, program BLK Komunitas ini mendapat sambutan dan apresiasi positif dari Presiden Joko Widodo. Hal tersebut ditunjukkan dengan Jokowi yang memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan memerintahkan untuk membangun 2.000 titik BLK Komunitas.

“Namun karena anggarannya terbatas dan harus difokuskan ke beberapa sektor yang dianggap prioritas, maka dari 2.000 yang diharapkan, akhirnya disetujui menjadi 1.000 dulu. Dengan meningkatnya jumlah pembangunan BLK Komunitas sebanyak 1.000 di tahun 2019, artinya akan ada 1.000 pesantren yang memiliki BLK Komunitas,” katanya.

Bantuan BLK Komunitas ini, sebut Hanif, konsep bantuannya berupa hibah dan akan dibina oleh Kemenaker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Karena hibah, maka nanti dikelola sendiri oleh pondok pesantren. Setelah dua tahun akan dilepas dan diserahkan pengelola. Yang penting dalam pengerjaan pembangunan BLK dijalankan sebaik-baiknya sesuai ketentuan. Mohon hati-hati karena anggaran pemerintah akan diaudit,” ucap Hanif.

Program bantuan Komunitas BLK saat ini ada empat kejuran yakni las, IT, otomotif (motor) dan menjahit. Adapun pada tahun 2019 karena akan ada 1.000 titik, maka pilihannya akan lebih variatif.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.