Juli 2018, Bank Mandiri Kuasai 80 Persen Pasar Uang Elektronik

Kompas.com - 15/08/2018, 19:36 WIB
Kartu Mandiri e-money Mandiri Kartu Mandiri e-money

JAKARTA, KOMPAS.com - Bisnis uang elektronik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk semakin moncer.

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan, per akhir Juli 2018, frekuensi transaksi e-money mencapai 703,4 juta kali.

Adapun nilai transaksi dari uang elektronik milik Bank Mandiri ini sebesar Rp 8 triliun. Atas capaian tersebut, Hery mengklaim e-money Mandiri tercatat menguasai 80 persen industri kartu uang elektronik.

"Target kita hingga akhir tahun ada 18 juta kartu e-money dengan nilai transaksi Rp 10,5 triliun. Tapi nilai transaksi setiap bulan naik Rp 1,1 triliun. Pos paling banyak masih di transportasi yakni tol, Transjakarta, dan kereta api," ujar Hery di Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Meski tumbuh, Hery mengaku transaksi e-money tidak memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan Bank Mandiri. Pasalnya, uang elektronik bersifat pre paid dan tidak dipungut biaya untuk isi ulang.

"Jadi tidak ada pendapatan dan tidak dihitung sebagai dana pihak ketiga di bank. Ini merupakan tambahan layanan cashless yang didorong oleh Bank Indonesia," pungkas Hery.

 

 

Berita ini telah tayang di Kontan co.id dengan judul: Juli 2018, Bank Mandiri kuasai 80% pangsa pasar uang elektronik

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X