Meski LRT Sempat Mogok, Kemenhub Pastikan Palembang Siap untuk Asian Games 2018

Kompas.com - 16/08/2018, 12:02 WIB
Rangkaian Light Rail Transit (LRT) Palembang melintas di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatra Selatan, Senin (23/7/2018). Operasional LRT Palembang dengan penumpang dilakukan sejauh 24,5 km, dari Stasiun Dekranasda Jakabaring (DJKA) sampai Stasiun Bandara SMB II. Operasional tersebut masih terbatas stakeholder seperti petugas LRT, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI Rangkaian Light Rail Transit (LRT) Palembang melintas di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatra Selatan, Senin (23/7/2018). Operasional LRT Palembang dengan penumpang dilakukan sejauh 24,5 km, dari Stasiun Dekranasda Jakabaring (DJKA) sampai Stasiun Bandara SMB II. Operasional tersebut masih terbatas stakeholder seperti petugas LRT, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendati sempat mogok sebanyak dua kali, light rail transit (LRT) Palembang diklaim siap digunakan untuk Asian Games 2018. Pengoperasiannya pun sesuai rencana yakni pada 18 Agustus 2018 hingga 2 September 2018.

Beberapa perbaikan pun kemudian dikejar oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub agar LRT Palembang tak lagi mengalami mogok atau lainnya.

"Saat ini tim tengah bekerja keras melakukan perbaikan teknis dan mengecek ulang seluruh kelengkapan operasional termasuk dalam hal prosedur keamanan dan keselamatan. Kami pastikan kejadian terhentinya LRT secara mendadak tidak akan terulang," ungkap Dirjen Perekeretaapin Kemenhub Zulfikri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/8/2018).

Mulai hari ini, LRT Sumsel akan digunakan untuk mengakomodir kepentingan atlet, official, panitia, dan awak media nasional maupun asing yang melakukan peliputan selama perhelatan Asian Games 2018.

"Untuk kelancaran mobilitas negara peserta Asian Games 2018, maka untuk sementara yakni tanggal 16-18 Agustus LRT Sumsel hanya bisa digunakan oleh atlet, official, panitia, dan awak media. Baru kemudian pada tanggal 19 Agustus - 2 September dibuka untuk umum namun disesuaikan dengan kapasitas yang tersedia tanpa dikenakan tarif alias gratis," jelas Zulfikri.

Lebih lanjut dia menyampaikan, LRT Palembang telah digunakan untuk mengangkut sejumlah atlet dan official asal Tajikistan dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang menuju kawasan Jakabaring pada Selasa lalu.

Sementara itu, terkait mogoknya LRT beberapa waktu lalu, Zulfikri meminta maaf kepada masyarakat dan meminta agar masyarakat melupakan hal tersebut. Sebaliknya, dia meminta agar masyarakat mengapresiasi pembuatan LRT itu sendiri.

"Jangan dibuat seolah-olah karya anak bangsa ini tidak layak. Kereta ini baru sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan. LRT memang belum resmi beroperasi jadi sangat wajar jika masih ditemui kendala-kendala teknis di lapangan," imbuhnya.

Sebagai informasi kereta LRT Sumsel dibuat oleh PT INKA (Persero) Madiun dengan sistem persinyalan dikerjakan oleh PT LEN Industri. Sementara pembangunan jalur dilaksanakan oleh PT Waskita Karya dan untuk operasionalisasinya dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Whats New
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

Rilis
Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Whats New
Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Whats New
Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Whats New
Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Whats New
Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Whats New
Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Whats New
IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

Whats New
Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Rilis
Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Work Smart
Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Whats New
Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X