BTN Lirik Bisnis KPR Subsidi di Bengkulu

Kompas.com - 17/08/2018, 19:29 WIB
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono (kanan) usai memimpin upacara HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Bengkulu, Jumat (17/8/2018). Dok. BTNDirektur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono (kanan) usai memimpin upacara HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Bengkulu, Jumat (17/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk siap melakukan ekspansi di provinsi Bengkulu,seiring pertumbuhan ekonomi yang mulai menggeliat di daerah tersebut.

Permintaan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi di Bengkulu juga mengalami pertumbuhan yang signifikan.

"Kita melihat bahwa potensi ekonomi di sini menunjukkan adanya pertumbuhan yang sangat baik, dilihat dari permintaan perumahan khususnya KPR Subsidi yang luar biasa, sehingga ini menjadi hal yang utama bagi BTN," ujar Direktur Utama BTN Maryono dalam pernyataannya, Jumat (17/8/2018).

Maryono menjelaskaan, permintaan KPR subsidi mayoritas berasal dari pegawai negeri sipil (PNS) dan pekerja informal. Untuk penyediaan KPR subsidi ini, selain bekerja sama dengan pemerintah daerah, rencananya BTN juga akan menggandeng kepolisian.

"Dalam waktu dekat kerja sama dengan Polri untuk penyediaan rumah bagi aparat kepolisian di daerah Bengkulu," jelas Maryono.

Sementara itu, Deputi bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menuturkan di Bengkulu ada 17 BUMN, namun skalanya masih kecil dan berkembang. Tahun lalu, Menteri BUMN Rini Soemarno mengajak direktur utama BUMN ke daerah ini untuk melihat potensi yang bisa dikembangkan.

"BUMN melihat potensi Bengkulu antara lain pelabuhan dan kini sedang dikaji jalur kereta api dari Sumatera Selatan langsung ke Bengkulu," ungkap Fajar.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X