Bangun Pabrik Biodiesel, Holding PTPN III Gandeng Pertamina

Kompas.com - 18/08/2018, 11:53 WIB
Direktur Utama Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Dolly Pulungan KOMPAS.com/HARIS PRAHARADirektur Utama Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Dolly Pulungan

JAMBI, KOMPAS.com - Holding PT Perkebunan Nusantara ( PTPN) III bersiap membangun pabrik biodiesel bersama Pertamina.

Rencana itu diungkapkan Direktur Utama Holding PTPN III Dolly Pulungan saat berbincang dengan awak media di kantor PTPN VI, Jambi, Jumat (17/8/2018).

"Pabriknya terletak di Dumai (Riau). Saat ini sedang studi kelayakan," ucap Dolly.

Terkait biaya pembangunannya, disebutkan Dolly masih proses pengkajian dan diharapkan keluar dalam 1-2 bulan ke depan.

Ia menjelaskan, nantinya PTPN dan Pertamina menjadi satu konsorsium dalam pembangunan pabrik biodiesel tersebut.

"Sifatnya simbiosis mutualisme. Pertamina dukung teknologinya, PTPN yang menyuplai minyak sawitnya (CPO)," paparnya.

Lebih lanjut Dolly mengatakan, sinergi kedua perusahaan pelat merah itu diharapkan mampu mengurangi impor serta menghemat devisa keluar.

"Kami siapkan 500.000-1.000.000 CPO untuk diproduksi jadi biodiesel di pabrik tersebut," imbuhnya.

Untuk diketahui, sebelumnya pemerintah telah mendorong percepatan pemakaian B20 atau biodiesel untuk mengurangi impor bahan bakar minyak jenis solar.

"Kami sudah memperhitungkan apabila B20 ini terwujud penuh, katakanlah enggak 100 persen, antara 95-97 persen, penghematan devisa dari impor solar sekitar 5 sampai 5,5 miliar dollar AS setahun," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Rabu (25/7/2018).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X