Pendiri Sofyan Hotel Raih Penghargaan Satya Lencana dari Presiden - Kompas.com

Pendiri Sofyan Hotel Raih Penghargaan Satya Lencana dari Presiden

Kompas.com - 19/08/2018, 11:45 WIB
Manajemen Sofyan Hotel menerima penghargaan Satyalencana Kepariwisataan 2018 dari Menteri Pariwisata Arief Yahya, Jumat (18/8/2018).KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA Manajemen Sofyan Hotel menerima penghargaan Satyalencana Kepariwisataan 2018 dari Menteri Pariwisata Arief Yahya, Jumat (18/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendiri Sofyan Hotel sekaligus pelopor hotel halal di Indonesia, mendiang Sofyan Ponda meraih penghargaan Satyalencana Kepariwisataan 2018 dari Presiden Joko Widodo.

Penghargaan Satyalencana Kepariwisataan merupakan bentuk apresiasi Presiden RI kepada tokoh atau lembaga atas jasanya membangun dunia pariwisata Indonesia. 

Dalam siaran pers yang diterima dari Sofyan Corp, penghargaan tersebut disematkan Menteri Pariwisata Arief Yahya kepada Riyanto Sofyan selaku ahli waris Sofyan Ponda yang mewakili keluarga dan manajemen Sofyan Hotel, tepat di hari peringatan kemerdekaan ke-73 RI, Jumat (17/8/2018).

Riyanto Sofyan yang juga merupakan Komisaris Utama Sofyan Hotel mengaku bahagia sekaligus terharu. Capaian yang selama ini dilakukan Sofyan yang mendorong berkembangnya pariwisata halal di Indonesia akhirnya mendapat pengakuan dari negara dan masyarakat.

“Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus mengembangkankan Sofyan Hotel sebagai hotel halal yang mengedepankan pelayanan layaknya keluarga sendiri dan pariwisata halal seperti yang selama ini telah diamanahkan oleh almarhum,” ujar Riyanto seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (18/8/2018). 

Bagi Riyanto, penghargaan tersebut seakan memutar kembali memori ketika Sofyan Ponda merintis hotel kali pertama tahun 1968. Saat itu, dia membangun hotel pertamanya di Menteng, Jakarta yang hanya ada 12 kamar dengan 15 karyawan. Setelah usahanya berkembang, Sofyan Hotel kini telah memiliki 20 jaringan hotel dengan 1.266 karyawan di seluruh Indonesia.

Pada 1989, Sofyan Ponda membawa usahanya menjadi hotel menengah pertama yang go-public. Sebagai negara dengan mayoritas Muslim, dia melihat peluang untuk mengembangkan bisnis halal. Akhirnya, pada 1992, Sofyan Hotel resmi bertransformasi menjadi hotel halal pertama di Indonesia.

Usaha ini diawali dengan menutup diskotik dan night club, menghentikan penjualan alkohol, melakukan filter terhadap tamu, hingga melakukan internalisasi budaya perusahaan kepada karyawan sesuai dengan kaidah halal.

Puncaknya, pada tahun 2014, secara resmi Sofyan Hotel mendapatkan Sertifikasi Halal dari MUI untuk restoran dan hotel. Dengan sertifikasi halal, Sofyan Hotel berkomitmen untuk memberikan jaminan halal pada produk dan layanan jasa yang diberikan.

Kiprahnya lantas diikuti banyak pengusaha industri hotel. Hingga saat ini, berdasarkan data yang dihimpun Traveloka per Mei 2018, tercatat lebih dari 730 hotel berkonsep halal di Indonesia.

"Kami memastikan Sofyan Hotel akan tetap konsisten menjaga komitmen dan kredibilitas sebagai hotel halal dengan pelayanan profesional yang mengedepankan prinsip kekerabatan dalam melayani tamu," kata Riyanto.



Close Ads X