Okupansi Hotel Saat Asian Games Kurang Menggembirakan

Kompas.com - 22/08/2018, 13:21 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berharap besar Asian Games 2018 akan mendatangkan banyak keuntungan untuk perekonomian Indonesia. Terutama di sektor pariwisata dan konsumsi seperti kuliner dan pernak pernik.

Namun, ternyata tak semua sektor meraih capaian menggembirakan. Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, tingkat hunian kamar hotel tak sesuai target.

"Kalau ditanya Asian Games sedih, karena kita berharap supporternya kan yang datang. Ini kan ternyata kenyataannya tidak terlalu banyak," ujar Hariyadi di Jakarta, Selasa (21/8/2018).

Saat ini, yang banyak menghuni hotel-hotel di Jakarta kebanyakan merupakan atlet, ofisial, dan media. Sementara it, suporter pertandingan yang menginap di hotel relatif kecil.

Pertumbuhan okupansi hotel di sekitaran Senayan sebesar 20 persen. Namun, Hariyadi menyayangkan dampaknya tak merata ke hotel-hotel lain di Jakarta.

"Kita kan penginnya dampak ini tidak hanya dinikmati sama yang dekat venue, selainnya juga," kata Hariyadi.

Bahkan, Hariyadi menganggap okupansi hotel di Palembang lebih bagus karena suporter yang menginap di sana lebih banyak. Meski begitu, jika ditotal, pertumbuhan okupansi hotel di dua kota secara kumulatif, kenaikan okupansi hotel tersebut tak signifikan.

Ia menduga hal ini terjadi karena kurangnya sosialisasi oleh pemerintah.

"Yang pasti kalau segi hotel di luar venue tidak terlalu besar. Malau sekitar venue cukup besar," kata Hariyadi yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.