TKI di Singapura Bisa Transfer Uang ke Tanah Air Tanpa Ongkos Kirim

Kompas.com - 22/08/2018, 18:28 WIB
CEO TCash, Danu Wicaksana, Selasa (17/7/2018), pasca mengumumkan TCash terbuka untuk semua operator. KOMPAS.com/Fatimah Kartini BohangCEO TCash, Danu Wicaksana, Selasa (17/7/2018), pasca mengumumkan TCash terbuka untuk semua operator.

JAKARTA, KOMPAS.com - Uang elektronik milik Telkomsel, T-Cash memberikan promo bagi tenaga kerja Indonesia ( TKI) yang bekerja di Singapura.

Fitur wallet-to-wallet memungkinkan TKI di Singapura mentransfer dana ke keluarga di Indonesia tanpa ongkos kirim. Promo tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Singtel, perusahaan telekomunikasi terbesar di Singapura.

Untuk menggunakan layanan remitansi wallet-to-wallet ini, TKI di Singapura dapat mengunduh aplikasi Singtel Dash, yang memiliki fitur layanan kirim uang terintegrasi, yaitu m-Remit. Sementara keluarga penerima dana harus mengunduh aplikasi T-Cash Wallet. Setelah itu, TKI tinggal mengirimkan dana sesuai dengan preferensi yang ditujukan ke nomor akun T-Cash milik keluarga di Indonesia.

CEO T-Cash Danu Wicaksana mengatakan, TKI dan keluarganya di Indonesia merupakan salah satu segmentasi pelanggan utama yang disasar untuk mendorong lebih banyak masyarakat mikro agar memiliki akses ke layanan keuangan.

"Hadirnya layanan remitansi wallet-to-wallet ini diharapkan dapat membantu mereka untuk mengirimkan dana secara real-time, kapanpun, di manapun, dan oleh siapapun. Khususnya karena saat ini T-Cash telah dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia lintas operator telekomunikasi," ujar Danu dalam keterangan tertulis, Rabu (22/8/2018).

Layanan remitansi wallet-to-wallet gratis ongkir berlaku hingga Desember 2018 tanpa ada batas minimal dana yang dikirimkan.

Data The Global Findex Database menunjukkan, pada 2017, terdapat lebih dari 100 juta penduduk Indonesia yang belum memiliki akun bank. Lebih lanjut, Bank Dunia mencatat jika keterbatasan akses ke layanan perbankan ini serta rendahnya wawasan masyarakat untuk pengaturan finansial sehari-hari menjadi tantangan proses remitansi di Indonesia.

Oleh karena itu, T-Cash menghadirkan layanan remitansi wallet-to-wallet sebagai menjadi solusi untuk memudahkan proses pengiriman dana TKI. Sekaligus membantu memberdayakan kehidupan keluarga TKI di Indonesia.

TKI di Singapura telah dapat memanfaatkan layanan remitansi wallet-to-wallet untuk mengirimkan dana hingga Rp 10 juta atau 999 dollar Singapura dalam satu kali pengiriman atau mengirimkan dana maksimal Rp 20 juta setiap bulannya ke akun T-Cash Wallet di Indonesia.

Selain lebih praktis dan terjangkau, kata Danu, layanan remitansi T-Cash juga telah mendapatkan izin resmi penggunaannya dari Bank Indonesia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Spend Smart
Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Smartpreneur
AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Whats New
5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Earn Smart
Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X