Industri Fintech Klaim Bunga Pinjaman Tak Bebani Konsumen

Kompas.com - 24/08/2018, 07:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Financial Technology (Fintech) Indonesia atau Aftech memastikan bunga pinjaman yang dibebankan ke konsumen tidak akan terlampau tinggi.

Salah satu caranya adalah dengan tidak menciptakan mekanisme predatory lending pada seluruh perusahaan fintech.

Adapun yang dimaksud dengan predatory lending adalah pengenaan bunga dan denda yang tidak transparan oleh para pelaku usaha fintech. Dengan begitu, maka besaran bunga tidak diketahui oleh konsumen pada awal masa peminjaman.

"Artinya kita tidak ingin ada perusahan yang tidak menyatakannya di depan. Makanya sekarang disetiap website industri fintech sekarang ada itu bunga dan denda yang bisa dilihat secara transparan," ujar Ketua Bidang Pinjaman Cash Loan Aftech Sunu Widyatmoko, di Satrio Tower, Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Transparansi notifikasi soal bunga tersebut dirasa Sunu mampu membuat pelaku usaha fintech terhindar dari pemberian bunga yang mencekik para konsumennya.

"Bunga itu atas prinsipal, tidak boleh atas dasar tertunggak, sehingga ini memastikan ke peminjam agar mengembalikan secara penuh utangnya," tambah dia.

Kemudian, dengan adanya mekanisme transparansi itu, Sunu berharap agar lingkungan bisnis pinjam meminjam berbasis online di Indonesia dapat saling menguntungkan.

Imbasnya akan mendorong tercapainya inklusi keungan di Indonesia.

"Kita tidak ingin menciptakan industri pinjam meminjam yang saling menggerogoti. Terms ini sudah pernah ada di negara lain dan kita tidak ingin ada mekanisme predatory lending," pungkas Sunu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.