GAPKI: Industri Sawit Terus Diserang Kampanye Negatif

Kompas.com - 24/08/2018, 13:00 WIB
Ketua umum GAPKI Joko Supriyono saat di Belitung, Kamis (23/8/2018). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAKetua umum GAPKI Joko Supriyono saat di Belitung, Kamis (23/8/2018).

BELITUNG, KOMPAS.com - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Joko Supriyono mengatakan, industri kelapa sawit terus diserang kampanye negatif.

Baru-baru ini, lanjut Joko, industri kelapa sawit diterpa isu soal pelanggaran hak asasi manusia ( HAM). Para pengusaha kelapa sawit dituding melanggar HAM pekerjanya.

Menurut Joko, tuduhan tersebut tidak berdasar. Sebab, Indonesia mempunyai undang-undang ketenagakerjaan.

“Indonesia punya UU ketenagakerjaan. Mulai dari perlindungan pekerja, kebebasan berserikat, pengupahan sudah diatur. (Isu HAM) itu mengada-ada. Bagian dari kampanye negatif saja,” ujar Joko di Belitung, Jumat (24/8/2018).

Joko menduga isu itu dihembuskan untuk memperburuk citra industri sawit di Indonesia di mata dunia.

“Memang tujuan dari Eropa itu, menjatuhkan citra sawit, sehingga sawit itu kehilangan daya saing. Ini kan masalah kompetisi. Sehingga kepentingan mereka yang menang,” kata Joko.

Joko menambahkan, GAPKI terus berusaha menangkal isu-isu negatif yang menyerang industri sawit di Indonesia. Dia meminta kepada masyarakat agar tak mudah percaya dengan isu-isu tersebut.

“Kita dari awal memperjuangkan supaya citra sawit baik dan positif. Tugas kita meminimalkan semua serangan negatif,” ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X