Tips Mudah Sukses Usaha Kuliner dengan Waralaba

Kompas.com - 26/08/2018, 10:00 WIB
Suasana International Franchise, License, and Business Concept Expo and Conference (IFRA) 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (20/7/2018). Dalam pameran ini, turut hadir pelaku usaha waralaba dari berbagai jenis usaha di Indonesia. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASuasana International Franchise, License, and Business Concept Expo and Conference (IFRA) 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (20/7/2018). Dalam pameran ini, turut hadir pelaku usaha waralaba dari berbagai jenis usaha di Indonesia.

KOMPAS.com - Zaman sekarang, sudah bukan zamannya tenang dan berleha-leha saja menjadi pegawai kantoran.

Memiliki usaha sampingan menjadi pilihan yang tepat untuk menambah penghasilan demi meraih tujuan keuangan penting seperti biaya pendidikan anak, dana berlibur, dana naik haji, dan lain sebagainya.

Tidak sedikit lho, bisnis sampingan akhirnya justru sukses besar dan menjadi mata pencaharian utama sehingga pemiliknya rela meninggalkan pekerjaan tetap sebagai pegawai kantoran.

Nah, bila Anda juga ingin menjajaki peluang menjadi wirausaha, baik sebagai usaha sampingan atau pekerjaan utama, mungkin Anda masih galau hendak memulai dari mana.

Di antara banyak ide bisnis, Anda bisa menimbang untuk menjajaki bisnis kuliner. Usaha kuliner menjadi favorit bukan tanpa alasan. Selain peluang kesuksesan besar dan menjanjikan untung berlipat, usaha kuliner juga tidak menyedot modal terlalu besar.

Permintaan pasar juga selalu besar meniliki budaya masyarakat Indonesia yang gemar wisata kuliner dan “kumpul-kumpul” untuk acara makan.

Walau sekilas banyak kelebihan dari sebuah bisnis kuliner, usaha ini juga memiliki tantangan tersendiri. Terlebih bagi para pemula yang tidak terlalu akrab dengan urusan dapur. Bisnis kuliner menuntut kerja keras membangun sistem yang baik sehingga bisa berjalan sukses.

Bila Anda tidak mahir memasak tapi tertarik ingin membuka bisnis makanan, tidak perlu patah arang dulu. Anda tetap bisa merintis bisnis makanan dengan membeli lini kuliner waralaba alias franchise. Melalui waralaba, Anda tidak harus berpeluh keringat membangun sistem dari nol.

Waralaba makanan berarti, kamu sudah membeli sistem sekaligus mereknya. Biasanya, si pemilik waralaba menyediakan juga bahan baku juga resep makanan yang dijual. Yang Anda butuhkan sebagai pembeli waralaba adalah menyiapkan modal uang tunai untuk franchise fee, lokasi berjualan, dan juga karyawan. Untuk sistem dan alur kerja, terwaralaba tinggal mengikuti sistem yang sudah dibakukan oleh pewaralaba.

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membuka usaha waralaba kuliner. Simak tips dari HaloMoney.co.id berikut ini:

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Hari Ini ke Luar Kota Enggak Perlu Pakai SIKM Lagi, tetapi...

Mulai Hari Ini ke Luar Kota Enggak Perlu Pakai SIKM Lagi, tetapi...

Whats New
Profil William Tanuwidjaya, Dulu Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

Profil William Tanuwidjaya, Dulu Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

Whats New
Ada GoTo, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Ada GoTo, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Whats New
Kekhawatiran Lonjakan Kasus Covid-19 Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran Lonjakan Kasus Covid-19 Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Whats New
Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Whats New
Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Whats New
Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Whats New
[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

Whats New
Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Whats New
Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | 'Traveling' Hemat ke Jerman Selama Corona

[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | "Traveling" Hemat ke Jerman Selama Corona

Rilis
Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Whats New
Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Rilis
Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X