Kejar Pendapatan, PT PAL Fokus Garap Kapal Perang

Kompas.com - 27/08/2018, 05:19 WIB
PT PAL Indonesia meluncurkan dua kapal perang yakni jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) Davao Del Sur-602 ekspor kedua untuk Filipina dan kapal perang kelas fregate jenis Perusak Kawal Rudal (PKR) yang diberi nama KRI I Gusti Ngurah Rai-332 pesanan Kemhan RI, Kamis (29/9/2016). MAMAT SURAHMATPT PAL Indonesia meluncurkan dua kapal perang yakni jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) Davao Del Sur-602 ekspor kedua untuk Filipina dan kapal perang kelas fregate jenis Perusak Kawal Rudal (PKR) yang diberi nama KRI I Gusti Ngurah Rai-332 pesanan Kemhan RI, Kamis (29/9/2016).

JAKARTA, KOMPAS.comPT PAL fokus mengerjakan kapal perang, sebagai upaya untuk mengejar pendapatan sebesar Rp 2,4 triliun pada 2018. Jumlah itu naik dua kali lipat dari angka pendapatan perusahaan pelat merah tersebut di 2017, Rp 1,2 triliun.

Sekretaris Perusahaan Pal Rariya Budi Harta mengatakan, permintaan kapal perang meningkat setelah sebelumnya pada 2016 Pal mengekspor dua kapal jenis strategic sealift vessel (SSV) ke Filipina.

“Masing-masing harganya kira 45 juta dollar AS sampai 50 juta dollar AS,” katanya seperti dikutip dari Kontan.co.id pada Sabtu (25/8/2018).

Saat ini sebut dia, pihaknya juga kedatangan permintaan dari Afrika yakni Senegal. Tak hanya itu, Pal juga sedang mengerjakan pesanan TNI AL untuk jenis kapal landing platform dock.

Baca juga: PT PAL Dapat Pesanan Kapal dari Senegal

Selain mengerjakan pembangunan kapal, Pal juga menjadi tempat perbaikan kapal-kapal milik angkatan laut, termasuk untuk jenis kapal selam.

Pada semester I 2018 ini, pendapatan PT Pal sendiri baru 23 persen dari target. (Harry Muthahhari)

Berita ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul PT Pal kejar pendapatan dari kapal perang

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X