Ada Holding BUMN Migas, PGN Pertimbangkan Lepas Anak Usaha

Kompas.com - 28/08/2018, 08:10 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) berfoto bersama dengan Deputi bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno (belakang), Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Jobi Triananda Hasjim (keempat kanan), Direktur Perencanaan, Investasi dan Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) Gigih Prakoso Soewarto (kelima kanan), Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Syamsu Alam (kiri), Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Tanri Abeng (kedua kiri), Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk IGN Wiratmaja Puja (ketiga kiri),  Direktur SDM dan Umum PGN Desima Equalita Siahaan (keempat kiri), Pth Direktur Utama PT Pertamina Gas (Pertagas) Indra Setyawati (kelima kiri), Direktur Keuangan & Dukungan Bisnis Pertagas Tenny R. A. Rusdy (ketiga kanan), Direktur Keuangan Pertagas Said Reza Pahlevy (kedua kanan), Komisaris Independen PGN Paiman Raharjo (kanan) saat acara Penandatanganan Conditional Sales & Purchase Agreement antara PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk di Jakarta, Jumat, (29/6). Dengan penandatanganan perjanjian tersebut maka PGN Resmi mengakuisisi Pertagas. ANTARA FOTO/HO/pras/18. ANTARA FOTO/HOMenteri BUMN Rini Soemarno (tengah) berfoto bersama dengan Deputi bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno (belakang), Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Jobi Triananda Hasjim (keempat kanan), Direktur Perencanaan, Investasi dan Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) Gigih Prakoso Soewarto (kelima kanan), Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Syamsu Alam (kiri), Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Tanri Abeng (kedua kiri), Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk IGN Wiratmaja Puja (ketiga kiri), Direktur SDM dan Umum PGN Desima Equalita Siahaan (keempat kiri), Pth Direktur Utama PT Pertamina Gas (Pertagas) Indra Setyawati (kelima kiri), Direktur Keuangan & Dukungan Bisnis Pertagas Tenny R. A. Rusdy (ketiga kanan), Direktur Keuangan Pertagas Said Reza Pahlevy (kedua kanan), Komisaris Independen PGN Paiman Raharjo (kanan) saat acara Penandatanganan Conditional Sales & Purchase Agreement antara PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk di Jakarta, Jumat, (29/6). Dengan penandatanganan perjanjian tersebut maka PGN Resmi mengakuisisi Pertagas. ANTARA FOTO/HO/pras/18.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) tengah mempertimbangkan pelepasan anak usahanya, PT Saka Energi Indonesia menyusul terbentuknya holding BUMN Migas.

Sebagai induk usaha Saka Energi Indonesia, PGN kini berstatus sebagai sub-holding sektor hilir gas dalam holding tersebut.

Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim pun mengonfirmasi adanya peluang untuk melepas kepemilikan saham PGN di Saka Energi Indonesia.

"Saka sekarang masih di PGN, tetapi dengan struktur holding yang kemudian membentuk sub-holding ini rasanya kurang pas kalau Saka masih di kami," kata Jobi di Gedung BEI Jakarta, Senin (27/8/2018).

Baca juga: Pemerintah Berharap Holding BUMN Migas Menguntungkan Negara

Namun demikian, rencana tersebut masih belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Pasalnya, saat ini PGN masih terus melakukan diskusi dengan pimpinan holding guna menentukan nasib Saka Energi Indonesia.

"Sekarang kami masih diskusi. Kalaupun nantinya keputusannya tetap di kami ya tidak masalah juga," sebutJobi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X