Lirik B20, Salim Ivomas Pratama Masih Pertimbangkan Investasi

Kompas.com - 29/08/2018, 18:25 WIB
Direksi PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) Tbk memaparkan kinerja perusahaan dalam public expose di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (29/8/2018).KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA Direksi PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) Tbk memaparkan kinerja perusahaan dalam public expose di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (29/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) mulai melirik pasar Biodiesel 20 persen atau B20. Namun, mereka belum berencana untuk berinvestasi di sektor yang saat ini menjadi primadona pelaku usaha pertambangan energi.

Direktur SIMP Johnny Ponto mengatakan, saat ini pihaknya masih mempertimbangkan dan mengkaji untuk berinvestasi di sektor tersebut.

"Kalau untuk B20, kita sedang kaji apakah kita mau bermain dan investasi ke sana," ujar Johnny di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Johnny mengakui kebijakan soal B20 merupakan sesuatu yang positif. Apalagi, belakangan permintaannya naik disebabkan kesiapan pemerintah dalam pengadaan biodiesel untuk B20.

"Jadi untuk saat ini masih kajian," kata Johnny.

Untuk semester I 2018, total produksi CPO turun 2 persen secara tahunan (yoy) menjadi 385.000 ton. Johnny mengatakan, kinerja perseroan semester I 2018 dipengaruhi penurunan kontribusi, baik dari divisi minyak dan lemak nabati serta divisi perkebunan seiring turunnya volume penjualan produk sawit.

Selain itu, penurunan harga jual rata-rata produk sawit dan karet juga berdampak pada kinerja perseroan.

"Kinerja perseroan terutama dipengaruhi realisasi persediaan CPO serta harga-harga komoditas yang lebih rendah," kata Johnny.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X