Gubernur BI: B20 Diterapkan, Defisit Transaksi Berjalan Turun Jadi 2,5 Persen

Kompas.com - 31/08/2018, 16:06 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat memberikan sambutan dalam Sarasehan Rangkaian Rakornas TPID 2018 di Gedung BI, Rabu (25/7/2018). Kompas.com/Mutia FauziaGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat memberikan sambutan dalam Sarasehan Rangkaian Rakornas TPID 2018 di Gedung BI, Rabu (25/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia memprediksi, defisit transaksi berjalan (current account deficit/cad) akan turun menjadi 2,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir tahun. Sementara pada kuartal II tahun 2018, neraca berjalan telah defisit sebesar 3 persen terhadap PDB atau sebesar 8 miliar dollar AS.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, turunnya CAD di akhir tahun utamanya disebabkan pergantian penggunaan bahan bakar solar dengan biodiesel (B20) yang akan berlaku efektif pada 1 September 2018 ini. Sebab, dengan penggunaan B20, pemerintah dapat mengurangi impor minyak mentah (crude oil) hingga 2,2 miliar dollar AS.

Selain itu juga peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) diharapkan juga dapat menjadi salah satu jurus untuk mengurangi defisit neraca berjalan.

"Tentu kita perhitungkan. Kita akan perhitungkan 2,2 miliar dollar AS akan turun (jumlah impor). Juga penggunaan TKD dan kenaikan pariwisata, sehingga untuk tahun ini CAD bisa mengarah ke 2,5 persen dari PDB," ujar dia kepada awak media di Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Baca juga: Jonan Ancam Kenakan Sanksi bagi Badan Usaha yang Tak Patuhi Aturan B20

Angka tersebut diyakini akan terus turun hingga beberapa tahun ke depan lantaran pemerintah akan terus menerapkan bauran kebijaka yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan devisa dalam waktu dekat.

Penerapan B20 pun diyakini tidak hanya bisa mengurangi impor, tetapi sekaligus meningkatkan ekspor sebesar 4 hingga 5 miliar dollar AS. Sehingga secara keseluruhan, pendapatan devisa Indonesia bisa meningkat 9 hingga 10 miliar dollar AS.

"Itu belum dari pariwisata. Di Bali ada perluasan apron, juga ada New Yogyakarta International Airport, semua itu kebijakan jangka pendek," ujar Perry.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Whats New
YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

Whats New
Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

Whats New
Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X