Saudi Aramco Tak Jelas, Pemerintah Minta Pertamina Lanjutkan Proyek Kilang Cilacap

Kompas.com - 31/08/2018, 20:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap hingga saat ini belum juga berjalan. Padahal proyek ini sudah digagas sejak 2015 dengan ditandatanganinya Heads of Agreement (HOA) antara PT Pertamina (Persero) dengan Saudi Aramco pada November 2015.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Archandra Tahar menyebut, proyek RDMP Cilacap memang menemui beberapa masalah. Di antaranya masalah spin off aset Pertamina di proyek RDMP Cilacap.

"Sepengetahuan saya di-spin off biar JV (joint venture) imbang. Ada bagian Pertamina masuk, ada bagian modal Saudi masuk, maunya Aramco," sebut Arcandra pada Kamis (30/8/2018) malam.

Biarpun belum sepakat dengan Saudi Aramco, namun Arcandra berharap, Pertamina bisa memulai dahulu proyek RDMP Cilacap tersebut. Dengan begitu, pembangunan kilang Cilacap bisa berjalan.

Baca juga: China Minat Kuasai 5 Persen Saham Saudi Aramco

"Ada beberapa hal permasalahannya tapi kelihatannya jalan dulu saja, jalan dengan Saudi Aramco. Maksudnya gini kan ada masalah aset dan lain-lain, ada juga yang biasa lah yang diberitakan itu, saran kami kalau mungkin, jalan dulu ya jalan dulu saja," kata Arcandra.

Jika nantinya Pertamina sudah mulai menjalankan proyek RDMP Cilacap, Arcandra yakin, Saudi Aramco akhirnya bisa ikut bergabung dalam proyek tersebut. Apalagi pemerintah mendukung pembangunan proyek RDMP Cilacap tersebut.

"Di tengah atau di awal tapi tidak awal banget, atau gimana, kan di awal punya beberapa, bahwa yakin pemerintah sudah mulai dengan Pertamina kan menambah kepercayaan Saudi," ujarnya.

Pertamina sendiri saat ini tengah melakukan pembebasan lahan untuk proyek RDMP Cilacap. Secara pararel, Pertamina melakukan pembicaraan mengenai spin off aset dengan Saudi Aramco.

Proyek RDMP Cilacap ini diperkiraan akan menelan investasi mencapai 5,5 miliar dollar AS. Rencananya kapasitas proyek RDMP Cilacap ini akan bertambah menjadi 400.000 barel per hari dengan hasil produk yang memenuhi spesifikasi Euro V, petrokimia dasar (basic petrochemical), dan Group II Base Oil untuk pelumas. (Febrina Ratna Iskana)

Berita ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Saudi Aramco tak jelas, Pertamina diminta teruskan proyek kilang Cilacap


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.