Darmin soal B20: Sudah Kita Kunyah-kunyah Persoalan Ini Selama 2 Tahun Lebih

Kompas.com - 31/08/2018, 21:15 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan bahwa tak boleh lagi ada keluhan semua pihak terkait kebijakan perluasan penggunaan bahan bakar biodiesel (B20).

Hal itu disampaikan pasca-peluncuran mandatori perluasan penggunaan B20 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Darmin mengatakan, keluhan-keluhan soal penggunaan B20 tak boleh ada lagi mengingat penggunaannya sudah mulai dilakukan sejak 2016 silam.

"Waktu kebijakan diambil kita sudah bicarakan dengan para pemakai (B20). Kalau ada yang bilang mobil ini itu (masalah berpengaruh ke mesin), eh sudah kita kunyah-kunyah persoalan ini selama dua tahun lebih. Tidak ada masalah selama ini, kok sekarang baru ada yang mengeluh," kata Darmin.

Baca juga: Menko Darmin: Mulai Besok Tak Ada Lagi Solar Murni...

Darmin menyebutkan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah melakukan pengecekan pada kereta api, pembangkit listrik, hingga industri otomotif terkait penerapan B20.

"Sehingga pada hari ini kita bisa katakan betul-betul siap untuk terapkan baik pada PSO maupun non-PSO," katanya.

Di sisi laim, pemerintah juga akan terus mengupayakan perbaikan teknologi, infrastruktur, serta penerapan SNI (Standar Nasional Indonesia) produk biodiesel.

Selain itu, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) juga menyediakan layanan Call Center 14036, sebagai upaya mengatasi keluhan soal B20.

"Sehingga kita bangun mekanisme, monitoring dengan adanya layanan tersebut," ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X